Imam Cerita Detik-detik 'Polisi Bersepatu' Masuk Masjid di Makassar

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 25 Sep 2019 15:49 WIB
Masjid tempat polisi bersepatu masuk kejar mahasiswa (Foto: Hermawan Mappiwali/detikcom)
Makassar - Imam masjid Syuhada 45 PTN Makassar, Rusman, menceritakan detik-detik oknum polisi masuk ke dalam masjid mengejar mahasiswa demo di Kantor DPRD Sulsel. Oknum polisi itu tidak membuka sepatu saat masuk ke masjid.

Rusman mengatakan kejadian polisi masuk ke masjid itu terjadi sekitar pukul 13.00-14.00 WITA, Selasa (24/9). Dia mengatakan saat itu dirinya sedang berada dalam salah satu ruangan di masjid dan kemudian mendengar teriakan dari para mahasiswi.



"Selesai salat berjemaah itu saya ganti pakaian di ruangan saya. Lalu cukup lama kemudian saya dengar kepanikan jadi saya keluar. Mahasiswi itu pada minta perlindungan kepada saya jadi saya keluar temui satpam," kata Rusman, Rabu (25/9/2019).

Rusman mengatakan satpam PTN Makassar kemudian menutup pagar. Namun, saat Rusman kembali ke dalam masjid terlihat ada dua orang polisi di dalam masjid yang mengejar dua orang mahasiswa.

Menurut Rusman, dia berada di dalam masjid sekitar 1-2 menit saat polisi mengamankan mahasiswa itu. Puluhan mahasiswi di dalam masjid disebutnya berteriak sedang sejumlah mahasiswa mencoba meminta polisi tidak membawa rekannya.

"1-2 orang (mahasiswa) itu diambil, dibawa keluar masjid, yang lainnya adu mulut dengan polisi. Saya tidak halau, (polisi) saya hanya saksikan. Yang perempuan itu hanya mampu histeris, dia mengingatkan hati-hati pak, sempat mengatakan jangan kerasi temannya," kata Rusman.



Dia kemudian mengunci pintu masjid saat polisi telah pergi. Rusman menyebut dirinya baru membuka pintu masjid setelah sejumlah mahasiswa datang untuk menjemput para mahasiswi yang tak berani keluar dari masjid.

"Karena itu yang (mahasiswa) perempuan juga masih tidak berani keluar. Sekitar 10 menit kemudian, datang temannya yang laki-laki jemput, baru saya buka pintu masjid," pungkasnya. (haf/haf)