detikNews
2019/09/23 14:32:43 WIB

Rumah Warga Retak Akibat Getaran Mesin Pabrik Kimia di Cilegon

M Iqbal - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rumah Warga Retak Akibat Getaran Mesin Pabrik Kimia di Cilegon Rumah warga retak akibat getaran mesin pabrik kimia di Cilegon. (M Iqbal/detikcom)
Cilegon - Sejumlah rumah warga di Cilodan, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, mengalami retak-retak. Keretakan itu diakibatkan oleh getaran yang timbul dari proses start up atau menghidupkan mesin pabrik kimia di dekat lingkungan tersebut.

Mayoritas rumah warga yang mengalami keretakan berada di dinding dan dekat pintu. Getaran yang ditimbulkan akibat start up mesin pabrik itu sempat menghebohkan warga sekitar.

Kondisi ini kemudian diketahui oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon. Perusahaan kimia akhirnya dipanggil untuk menjelaskan persoalan yang terjadi di masyarakat.

"Tentunya memang bahwa Chandra Asri melakukan flaring (api cerobong) hingga mengakibatkan ada getaran dan memang getaran itu tidak diprediksi sebelumnya," kata Kadis LH Cilegon Ujang Iing kepada wartawan setelah melakukan audiensi, Senin (23/9/2019).


Alat ukur getaran memang tidak diwajibkan dimiliki industri. Untuk itu, getaran yang ditimbulkan dari proses flaring tersebut tidak dapat diukur dan diprediksi, perusahaan hanya diwajibkan untuk memiliki alat ukur kebisingan.

"Dan memang sudah diantisipasi sama beliau bahwa kegiatan ini ada getarannya cuma kami sampaikan tadi bahwa ada nggak sih alat ukur yang bisa mendeteksi, memang nggak memiliki dia jadi hanya sebatas tingkat kebisingannya saja," ujarnya.

Sementara itu, proses flaring di pabrik kimia dilakukan setiap 5 tahun sekali. Pihak perusahaan sebelumnya sudah mensosialisasikan akan ada proses flaring untuk mengaktifkan mesin produksi. Kebisingan dan getaran akan ditimbulkan dari proses tersebut.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com