detikNews
Senin 23 September 2019, 08:48 WIB

Gubernur Riau Didesak Tetapkan Status Darurat Asap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Gubernur Riau Didesak Tetapkan Status Darurat Asap Foto: Kabut asap di Pelalawan, Riau (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Pekanbaru - Kualitas udara di Riau sempat menyentuh level tidak sehat hingga berbahaya dalam sebulan terakhir. Karenanya Gubernur Riau, Syamsuar didesak untuk menaikkan status menjadi darurat asap.

"Kualitas udara di Riau terus memburuk sudah sebulan ini. Indeks standar pencemaran udara (ISPU) sudah pada level berbahaya dan minimal sangat tidak sehat. Indikator ini harus ada kebijakan Gubernur Riau untuk menetapkan situasi saat ini menjadi status darurat," kata Direktur Jikalahari, aktivis lingkungan, Made Ali kepada detikcom, Senin (23/9/2019).


Made menyebutkan, saat ini sudah banyak masyarakat yang jatuh sakit karena terpapar asap. Penanganan penanggulangan korban terpapar asap juga dinilai lambat.

"Pemerintah tidak menjemput bola ke tengah masyarakat tapi hanya bangun posko di pusat perkantoran. Siapa yang mau datang ke lokasi itu. Bangun posko kesehatan itu mestinya di tengah lingkungan penduduk," kata Made Ali.


Melihat kondisi karhutla yang belum juga bisa teratasi, Made Ali menyebut sudah waktunya status saat ini ditingkatkan menjadi darurat.

"Kita sangat menyayangkan belum ada peningkatan status menjadi darurat asap," kata Made Ali.

Sebelumnya, Gubernur Riau, Syamsuar menegaskan belum meningkatkan status menjadi darurat. Pemprov Riau masih memberlakukan Siaga Karhutla hingga 31 Oktober 2019.

"Belum, (status darurat). Kita masih Siaga Karhutla hingga 31 Oktober mendatang," kata Gubernur Riau, Syamsuar saat rapat koordinasi bersama Panglima TNI.


Sukses! Hujan Buatan Guyur Sejumlah Wilayah di Riau:

[Gambas:Video 20detik]




(cha/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com