detikNews
2019/09/23 02:07:06 WIB

Karhutla di Kutai Barat Kaltim Menjalar hingga Cagar Alam Kersik Luwai

Suriyatman - detikNews
Halaman 1 dari 1
Karhutla di Kutai Barat Kaltim Menjalar hingga Cagar Alam Kersik Luwai Foto: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur kian menjalar ke beberapa wilayah (Suriyatman-detikcom).
Kutai Barat - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur kian menjalar ke beberapa wilayah. Hingga sepekan lamanya, api kini sudah membakar kawasan Cagar Alam Kersik Luwai, Kutai Barat.

Hingga Minggu (22/9/2019), petugas dari satgas karhutla masih terus berupaya memadamkan api yang sudah menjalar di Cagar Alam Kersik Luwai, Desa Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Dampak karhutla dikhawatirkan menghabisi habitat 47 jenis anggrek hitam (Coelogyne pandurata). Diketahui, setiap musim panas kawasan Cagar Alam Kersik Luwai kerap terbakar hingga ratusan hektare.

Sementara itu, salah salah seorang petugas, Sumarson mengungkapkan, minimnya fasilitas pemadam dan areal kebakaran yang luas membuat Pemerintah Kabupaten Kutai Barat selalu kesulitan memadamkan api jika terjadi kebakaran hutan maupun lahan.

Saat ditetapkan menjadi Cagar Alam Kersik tahun 1982 lalu, ada 75 jenis anggrek yang tumbuh di wilayah tersebut. Namun, pasca kebakaran hebat pada 1994, jenis anggrek pun merosot hingga tersisa hanya 47 spesies. Selain anggrek, di areal Cagar Alam Kersik Luwai juga terdapat tanaman langka lainnya, yakni kantong semar.


Saat ini kebakaran hutan dan lahan telah ditangani oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat, Manggala Agni, KPHP Batu Ayau, BKSDA, TNI dan Polri. Luasnya kawasan yang terbakar membuat petugas kesulitan memadamkan api yang telah dibagi menjadi empat kawasan yang disebut dengan Pulau.

"Saat ini api telah menghanguskan 2 pulau, yakni pulau tiga dan pulau empat yang merupakan penyangga dari pulau satu dan dua yang merupakan cagar budaya yang merupakan kawasan habitat anggrek hitam yang merupakan anggrek langka yang hanya terdapat di Kalimantan," kata Sumarson.

Cagar alam Kersik Luwai merupakan tipe hutan kerangas yang dicirikan dengan tanah berpasir, miskin unsur hara, serta mayoritas ditumbuhi tanaman pakis alang dan tanaman sejumlah anggrek.


Hutan Lindung Gunung Klabat Terbakar Sekitar 45 Hektare:

[Gambas:Video 20detik]


(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com