detikNews
2019/09/22 06:47:10 WIB

Komisi IV DPR Usul Kasus Karhutla Masuk Kategori Kejahatan Luar Biasa

Mochamad Zhacky - detikNews
Halaman 1 dari 2
Komisi IV DPR Usul Kasus Karhutla Masuk Kategori Kejahatan Luar Biasa Foto: Viva Yoga Mauladi (Ari Saputra)
Jakarta - Komisi IV DPR RI mengusulkan agar kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) dimasukkan ke kategori kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime. Wakil Ketua Komisi IV Viva Yoga Mauladi menyakini dengan status tersebut akan mencegah timbulkan kasus karhutla.

"Seharusnya dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Levelnya sama dengan teroris. Karena (karhutla) bukan hanya merusak ekosistem dan lingkungan, memusnahkan plasma nutfah, juga dapat membunuh manusia," kata Viva Yoga kepada wartawan, Sabtu (21/9/2019).



Selanjutnya, untuk mencegah karhutla, Viva Yoga menilai pemerintah harus menambah anggaran. Politikus PAN itu juga berpendapat bahwa harus ada nomenklatur anggaran yang khusus untuk pemadaman api karhutla.

"Saya mengusulkan, pertama, ada penambahan dana penanggulangan bencana dari pemerintah pusat. Fokus dana untuk program pemadaman hotspot secara cepat, penanganan gangguan kesehatan masyarakat secara manusia, dan penyelamatan plasma nutfah serta flora fauna agar tidak punah," ucapnya.

Dia menilai masifnya karhutla saat ini bukan hany adisebabkan karena pemerintah kurang serius menangani atau tidak antisipatif. Viva Yoga menilai karhutla semakin parah juga karena minimnya teknologi yang dimiliki pemerintah.

"Sebagian besar publik menilai bahwa penanganan bencana karhutla kurang serius dan tidak antisipatif. Padahal menurut saya bukan soal itu, tetapi yang utama adalah soal keterbatasan dana dan lemahnya peralatan dan kemampuan teknologi dalam mematikan hotspot," jelas dia.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com