detikNews
2019/09/21 16:55:56 WIB

Propam Polda Jabar Selidiki Oknum Polisi Pukuli Mahasiswa Demo di Bogor

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Propam Polda Jabar Selidiki Oknum Polisi Pukuli Mahasiswa Demo di Bogor Ilustrasi Polisi (Grandyos Zafna/detikcom)
Bogor - Dua mahasiswa terluka dalam aksi unjuk rasa di Baranangsiang, Bogor, yang berakhir ricuh pada Jumat (20/9/2019) kemarin. Propam Polda Jawa Barat akan mengusut tindakan oknum polisi tersebut.

"Pak Kapolda (Irjen Rudy Sufahriadi) sudah memerintahkan agar Propam Polda Jabar turun menyelidiki," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom, Sabtu (21/9).

Truno mengatakan insiden itu akan ditelusuri Propam Polda Jabar. Propam akan menyelidiki secara lengkap, dari kronologi demo hingga berakhir ricuh.

"Ya semua secara kronologi apa yang terjadi, baik dari aspek internal (Polri) maupun eksternal, karena terkait fungsi pengawasan," tutur Truno.

Truno menjelaskan, berdasarkan keterangan yang disampaikan Kapolresta Bogor Kombes Hendri Fiuser, insiden tersebut bermula saat seratusan mahasiswa Universitas Pakuan melakukan demo di Tugu Kujang, Jalan Pajajaran, Baranangsiang, Kota Bogor, Jumat (20/9) kemarin. Mahasiwa berdemo menyikapi beberapa isu, dari RUU KPK, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga Papua.

Saat demo selesai, para mahasiswa disebut hendak menutup akses jalan Tol Baranangsiang. Hal itu yang dianggap menjadi pemicu ricuhnya aksi demo.

"Kalau dari Kapolres kan sudah prosedur dikawal. Pasca-bubar pada saat pembubaran memang ada suatu yang dianggap perlunya dilakukan penindakan dalam rangka mengamankan ketertiban umum. Jangan sampai menutup akses jalan Tol Baranangsiang," kata Truno.

"Iya itu (pemicunya). Tapi itu akan didalami Propam apakah tepat pengambilan tindakan (dari polisi) tersebut," kata Truno menambahkan.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com