detikNews
Sabtu 21 September 2019, 13:26 WIB

Kemnaker Minta Petugas Desmigratif Bantu Pendataan Pekerja Migran

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Kemnaker Minta Petugas Desmigratif Bantu Pendataan Pekerja Migran Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri meminta petugas desa migran produktif (Desmigratif) membantu Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk melengkapi database rumah tangga pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk database usaha para pekerja migran. Kelengkapan database tersebut akan mempermudah Kemnaker saat ingin mengetahui secara detail angka pekerja migran, PMI purna dan keluarga pekerja migran yang memiliki usaha di seluruh Indonesia.

"Petugas Desmigratif memiliki peran untuk membantu Kemnaker dalam mengidentifikasi rumah tangga pekerja migran. Misalnya berapa provinsi/kabupaten/desa, lalu berapa unit usaha, bergerak di bidang apa saja. Yang sudah layak ekspor ada atau tidak," kata Hanif dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/9/2019).

Ia juga berharap petugas Desmigratif mampu berperan untuk menghubungkan Desmigratif dengan pemerintah di daerah, Disnaker dan sebagainya. Upaya itu perlu dilakukan agar kekuatan produktif bagi masyarakat di kabupaten/kota semakin tercipta.


"Saya berharap ke depan, petugas desmigratif harus maju terus dan menjadi garda terdepan untuk bisa membantu memfasilitasi para pekerja migran beserta seluruh keluarganya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, lebih aman dan lebih sejahtera, " harapnya.

Hanif memberikan apresiasi atas kontribusi petugas desmigratif dalam memberikan peningkatan kualitas pelayanan kepada para pekerja migran dan keluarganya. Ia meminta petugas desmigratif selalu pro aktif kordinasi dengan dengan masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan instansi terkait dalam menjalan tugas.

"Agar program-program desmigratif tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh pekerja migran, keluarga dan warga sekitarnya," sambungnya.

Plt. Dirjen Binapenta Kemnaker, Aris Wahyudi, menambahkan program desmigratif menegaskan konsep penanganan desa kantong pekerja migran secara terpadu dan terintegrasi dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait untuk memberdayakan, melindungi dan melayani pekerja migran beserta keluarganya mulai dari desa.


Desmigratif dibangun melalui empat pilar yakni pusat layanan migrasi, usaha produktif, pengasuhan anak secara bersama, dan koperasi yang dalam pelaksanaannya memerlukan proses pembelajaran dan kreativitas.

Secara akumulasi dari 2016 hingga 2019 telah dilaksanakan program Desmigratif di 12 provinsi, 107 kabupaten, 314 kecamatan dan 402 desa. Sementara acara pengembangan kapasitas petugas Desmigratif tahun 2019 yang dilaksanakan awal September kemarin diikuti oleh 300 petugas Desmigratif dari 150 desa.




Tonton juga video Kemnaker Beri Award 1.052 Perusahaan dengan Zero Accident:

[Gambas:Video 20detik]




(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com