detikNews
2019/09/21 11:53:56 WIB

Viral Polisi Pukuli Mahasiswa Demo di Bogor, Ini Penjelasan Kapolres

Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Viral Polisi Pukuli Mahasiswa Demo di Bogor, Ini Penjelasan Kapolres Foto: Grandyos Zafna
Bogor - Sebuah video aksi mahasiswa berakhir ricuh di Kota Bogor, beredar viral di media sosial. Dalam rekaman itu juga terlihat ada seorang mahasiswa terluka di bagian kepala dibopong oleh mahasiswa lainnya.

Kapolres Bogor Kombes Hendri Fiuser menjelaskan soal demo yang terjadi pada Jumat (20/9) kemarin. Hendri mengatakan, awalnya para mahasiswa itu berdemo di Tugu Kujang, Jalan Pajajaran, Baranangsiang, Kota Bogor.

"Setelah itu selesai pukul 16.30 WIB mau asar itu selesai, pulang ke Kampus Pakuan, kita kawal," kata Kombes Hendri saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/9/2019).

Saat itu ada sekitar 100 orang mahasiswa yang ikut demo. Selesai demo, mereka hendak kembali pulang ke kampusnya melalui Tol Baranangsiang.

Adapun, para mahasiswa itu berdemo mengenai sejumlah isu. Mahasiswa menolak RUU KPK, juga mengkritisi soal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga demo masalah Papua.

"Sampai Tol Baranangsiang mereka akan tutup jalan tol, sudah kita imbau, kita pagar betis," imbuhnya.

Hendri menyebut para mahasiswa itu tidak mengindahkan imbauan polisi untuk bubar. Massa disebutnya melakukan perlawanan dengan melempari anggota dengan bambu, botol hingga botol minuman.

"Mulai bambu-bambu dipukul ke anggota kita supaya mereka terobos tol. Ini 'kan ganggu ketertiban umum, sudah tidak sesuai lagi dengan dengan UU No 9 Tahun 1998 tentang Ketertiban Umum. Salah satu klausul di situ kan demo tidak boleh mengganggu ketertiban umum," jelas Hendri.







Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com