Hujan Buatan Turun di Kalbar-Kalteng-Kalsel-Riau

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Sabtu, 21 Sep 2019 10:30 WIB
Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB, Agus Wibowo (Jefrie/detikcom)


Riau

Operasi TMC di Riau telah dilakukan sejak 26 Februari 2019 dengan menggunakan pesawat Cassa 212-200 dari BPPT. Kebakaran kemudian meluas, TNI pun menambah 3 pesawat untuk memperkuat operasi TMC.

"Operasi TMC pada tanggal Kamis 19 September 2019 dengan penyemaian awan dengan garam sebanyak 800 kg di wilayah Pelalawan, Kampar, dan Lima Puluh Koto. Hasilnya terjadi hujan dengan intensitas deras dari jam 16.31 sampai dengan 17.05 WIB di wilayah Kelurahan Teluk Blitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Meranti," tutur Agus.

Selanjutnya, penyemaian awan sebanyak 4.000 kg dilakukan di Siak, Bengkalis, Dumai, Meranti, Kampar, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir. Hujan pun turun deras di Bukit Kapur, Dumai, yang berdekatan dengan Bengkalis.

Operasi Kurangi Kabut Asap

Selain melakukan hujan buatan, petugas juga melakukan upaya untuk mengurangi kabut asap dengan 10.000 kg kalsium oksida (CaO) atau Kapur Tohor Aktif di Kalimantan. Sementara itu, 10.000 kg kapur tohor aktif akan dikirim ke Riau.

"Diharapkan dengan kombinasi operasi pengurangan kabut asap dengan kapur tohor aktif dan TMC, maka hujan diharapkan turun lebih mudah sehingga karhutla dapat padam dan langit kembali biru," ujarnya.
(knv/tor)