Tersinggung Komentar di YouTube, Organisasi Maluku Polisikan Netizen

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Jumat, 20 Sep 2019 19:13 WIB
Organisasi Maluku di Jakarta bernama Maluku Satu Gandong mempolisikan seseorang yang menulis komentar di salah satu video YouTube. (Wildan/detikcom)

Merasa terhina, dia bersama organisasinya melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya. Dia membawa bukti berupa screenshot video YouTube dan komentar-komentar di video itu.

Menurutnya, hal-hal seperti itu membuat masyarakat Maluku tidak nyaman. Sebab, ada unsur rasis yang membuat organisasinya tersinggung.

"Jangan sampai orang Maluku turun ke jalan, kami nggak ingin itu terjadi sehingga kami anak-anak Maluku muncul kesadaran. Kebetulan profesi kami, advokat kami, datang ke sini untuk buat laporan polisi agar mencegah tindakan yang tidak ingin kami lakukan," kata Reandy.


Laporan polisi itu tertuang pada LP/6004/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor Reandy Dofra Kalitouw dan terlapor pengguna akun YouTube bernama Ari Novriandi. Pasal yang dilaporkan adalah Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19/2016 tentang ITE.
Halaman

(nvl/jbr)