detikNews
Jumat 20 September 2019, 17:29 WIB

Massa Anak Muda Aksi di Depan Istana Tuntut Pemerintah Atasi Krisis Iklim

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Massa Anak Muda Aksi di Depan Istana Tuntut Pemerintah Atasi Krisis Iklim Massa anak muda aksi di depan Istana Merdeka menuntut pemerintah mengatasi krisis iklim. (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Massa anak muda dari berbagai organisasi menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta. Massa menuntut pemerintah mengatasi krisis iklim yang dinilai sudah berbahaya bagi masa depan.

Pantauan detikcom di depan Istana Merdeka, tepatnya di Taman Pandang, kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/9/2019), massa mulai berkumpul sekitar pukul 15.40 WIB. Aksi diawali long march dari Taman Cut Meutia menuju Taman Pandang, Jalan Silang Monas Barat Laut.

Massa Anak Muda Aksi di Depan Istana Tuntut Pemerintah Atasi Krisis IklimMassa anak muda melakukan aksi di depan Istana Merdeka menuntut pemerintah mengatasi krisis iklim. (Jefrie/detikcom)
Peserta aksi datang dengan membawa spanduk dan banner bertuliskan kampanye perlindungan iklim. Beberapa dari mereka juga tampak mengenakan ikat kepala bertulisan 'Ayo Beraksi Untuk Ibu Pertiwi'.


Ditemui di sela-sela aksi, salah satu juru bicara aksi, Satrio Swandiko, mengungkapkan aksi tersebut diikuti sekitar 500 peserta. Aksi ini dilatarbelakangi gerakan seorang anak yang bernama Greta Thunberg di Swedia.

"Dia (Greta Thunberg) keluar dari sekolah menolak untuk sekolah dan datang ke parlemen di Swedia untuk menyuarakan bahwa 'buat apa saya sekolah kalau masa depan saya tidak ada'. Di sini dia melihat pada perubahan iklim, krisis iklim yang terjadi. Dia merasa masa depan dia terancam karena krisis iklim ini. Dari dia itu menginspirasi orang-orang di seluruh belahan bumi ini, termasuk di Indonesia," kata Swandiko, yang juga juru kampanye iklim dan energi Greenpeace Indonesia.


Massa Anak Muda Aksi di Depan Istana Tuntut Pemerintah Atasi Krisis IklimMassa anak muda melakukan aksi di depan Istana Merdeka menuntut pemerintah mengatasi krisis iklim. (Jefrie/detikcom)
Swandiko melanjutkan gerakan dari Thunberg di Swedia itu kemudian menginspirasi banyak orang di dunia untuk ikut mengampanyekan bahaya krisis alam. Aksi di depan Istana ini merupakan bentuk penyampaian kepada pemerintah untuk segera menangani krisis alam.

"Kami ingin menyuarakan suara anak-anak muda ini yang merasa masa depannya terancam karena pemanasan global, terutama krisis iklim ini. Jadi harapan kami adalah pemerintah bisa sadar itu, pemerintah bisa mendengar suara anak-anak muda ini dan pemerintah bisa menerjemahkannya pada gerakan-gerakan yang bisa mencegah perubahan iklim itu lebih parah lagi," imbuhnya.


Simak juga video "Indonesia Kucurkan Rp 14 M untuk Antisipasi Perubahan Iklim":

[Gambas:Video 20detik]


(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com