detikNews
2019/09/20 17:13:43 WIB

Kopi 'Perkasa' yang Buat Pria di Sumedang Tumbang Juga Ditemukan di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kopi Perkasa yang Buat Pria di Sumedang Tumbang Juga Ditemukan di Bali Foto: BPPOM Denpasar menemukan kopi 'perkasa' (dok. BPPOM Denpasar)
Denpasar - Sejumlah pria di Kabupaten Sumedang, Jawa Timur, diduga keracunan setelah meminum kopi 'perkasa'. Rupanya suplemen kejantanan untuk pria tersebut juga ditemukan di Bali.

"Temuannya di rombong jamu yang beroperasi malam hari. Jumlahnya sedikit berupa saset-saset dan kita sudah melakukan upaya penegakan hukum, tapi bukan kopi jantan aja melainkan bersamaan dengan temuan lainnya," kata Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar I Gusti Ayu Adhi Aryapatni kepada wartawan di Denpasar, Bali, Jumat (20/9/2019).

Aryapatni menuturkan tak cuma kopi saset merek Beruang dan Jantan, pihaknya juga menemukan aneka obat tradisional hingga obat kuat lainnya. Produk-produk yang ditemukan itu tak memiliki izin edar.

"Jadi dia selain tanpa izin edar, dia juga tidak memenuhi syarat mutu, kalau obat tradisional lain ditambahin zat kimia, bahan kimia obat," terangnya.


Aryapatmi mengatakan kopi perkasa itu bekerja dengan cara memperlancar aliran darah. Sehingga memiliki efek samping mempercepat detak jantung.

"Mekanismenya cara kerjanya memperlancar aliran darah, efek sampingnya detak jantung jadi cepat. Efek sampingnya kalau ada yang gangguan jantung kan nantinya bisa anfal, tergantung juga dosis yang digunakan, tergantung kondisi masing-masing. Tergantung seberapa besar yang dikonsumsi, kalau dalam jumlah besar kan terjadi yang tidak diinginkan," ujarnya.

Selama bulan Agustus pihaknya sudah melakukan penyitaan 8 kasus kopi jantan di daerah Bajra, Tabanan. Sementara untuk di Kabupaten Jembrana pihaknya juga sudah menyita 8 kasus kopi beruang yang ilegal dikonsumsi.

"Untuk yang tersangka penjual di Jembrana itu, lalu diserahkan sebagai barang bukti bersama tersangka ke penegak hukum, lalu ke kejaksaan kalau sudah P-21," ujarnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com