detikNews
2019/09/20 13:44:11 WIB

Menurut PBNU, Definisi Pesantren dalam RUU Pesantren Sudah Tepat

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Halaman 1 dari 2
Menurut PBNU, Definisi Pesantren dalam RUU Pesantren Sudah Tepat Robikin Emhas (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Robikin mendukung segera disahkannya RUU Pesantren. Robikin menilai RUU Pesantren sudah memenuhi aspek filosofis, sosiologis, dan budaya pesantren.

"Definisi pesantren yang dirumuskan dalam RUU Pesantren sudah tepat, sudah benar. Tidak perlu diubah, rumusan itu telah memenuhi aspek filosofis, sosiologis, dan budaya pesantren," kata Robikin dalam keterangan tertulis, Jumat (20/9/2019).

Robikin menuturkan ada lima unsur pokok yang dapat dikategorikan sebagai pesantren. Lima unsur tersebut adalah kiai, santri, masjid/musala, pondokan/asrama, dan kitab kuning.

"Sebagaimana kita maklum, terdapat 5 unsur pokok untuk dapat dikategorikan sebagai pesantren. Yaitu kiai, santri, masjid/musala, pondokan/asrama, dan kitab kuning. Kurang satu unsur saja, maka tidak bisa disebut sebagai pesantren," jelas Robikin.

Lebih lanjut, Robikin menilai keseluruhan RUU Pesantren sesuai dengan pandangan NU. Dia meminta RUU tersebut dapat segera disahkan.

"Dalam pandangan NU, keseluruhan isi RUU Pesantren yang dihasilkan saat ini sudah memenuhi kaidah dan mengakomodasi keberagamaan pesantren di Indonesia. Untuk itu, NU meminta agar RUU Pesantren segera disahkan dalam rapat paripurna DPR," tuturnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com