detikNews
2019/09/20 06:31:11 WIB

Round-Up

45 Hari Setelah Ancaman Jokowi Soal Karhutla

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
45 Hari Setelah Ancaman Jokowi Soal Karhutla Foto: Presiden Jokowi saat meninjau lokasi karhutla di Merbabu, Riau (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden).
Jakarta - Tepat 45 hari yang lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ancaman mencopot pejabat yang tak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berselang 45 hari, bagaimana realisasinya?

Ancaman itu disampaikan ketika Jokowi menyampaikan arahan untuk menangani masalah karhutla pada Selasa (6/8/2019). Menko Polhukam Wiranto, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian hadir dalam rapat tersebut.

Jokowi awalnya berbicara tentang aturan penanganan karhutla. Dia menegaskan aturan tersebut masih berlaku.



"Dan aturan main kita tetap, masih sama. Saya ingatkan pangdam, danrem, kapolda, kapolres, aturan main yang saya sampaikan 2015 masih berlaku," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla di Istana Negara.

Setelah itu barulah Jokowi menegaskan aturan yang dibicarakan. Dia meminta Panglima TNI dan Kapolri mencopot jajarannya yang tidak bisa mengatasi karhutla.

"Yang tidak bisa mengatasi dengan perintah yang sama, copot kalau tidak bisa mengatasi yang namanya kebakaran hutan dan lahan," ujar Jokowi.



"Tolong pemda, gubernur, bupati, wali kota di-back up. Karena kerugian ekonomi besar sekali. Jadi Pak Panglima, Pak Kapolri, saya ingatkan lagi, masih berlaku aturan main kita," sambungnya.

Setelah ancaman itu disampaikan Jokowi, kebakaran hutan tetap terjadi setidaknya hingga Kamis (19/9/2019). Berdasarkan data BNPB, hingga pukul 16.00 WIB, titik api malah bertambah.

Di Kalimantan Tengah (Kalteng) misalnya. Pada Kamis (19/9) berjumlah 1.996 atau bertambah jika dibanding titik api pada Rabu (18/9) pukul 09.00 WIB, yaitu 281 titik.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com