detikNews
Jumat 20 September 2019, 04:33 WIB

SMAN 3 Huruna Rusak Parah, Disdik Sumut akan Bangun Gedung Permanen di 2020

Danu Damarjati - detikNews
SMAN 3 Huruna Rusak Parah, Disdik Sumut akan Bangun Gedung Permanen di 2020 Foto: SMA N 3 Huruna, Nias Selatan. (Dok Yurisman Laia/SMA N 3 Huruna)
Jakarta - Ketua Komite SMA Negeri 3 Huruna, Nias, Sumatera Utara (Sumut) Yurisman Laia, mengatakan Dinas Pendidikan Sumut melakukan kunjungan dan membahas soal akan dibangunnya bangunan permanen sekolah pada 2020 mendatang. Hal ini dikarenakan sempat viralnya video yang merekam kondisi memprihatinkan sekolah tersebut.

"Hari ini kepala cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumut telah datang ke lokasi SMA 3 Huruna. Mungkin kedatangan ini sebagai tindak lanjut pernyataan Gubernur (Edy Rahmayadi). Tahun 2020 akan dibangun," kata Yurisman kepada detikcom lewat pesan singkat, Kamis (19/9/2019).

Dalam perbincangan dengan sekolah, lanjut Yurisman, pihak Dinas Pendidikan mengaku diperintah untuk mengecek lokasi dan kondisi gedung. "Beliau hanya bilang dia diperintah untuk cek lokasi dan kondisi gedung. Dan akan dibangun pada 2020," sambung Yurisman.


Yurisman melanjutkan, sekolah juga mendapat perhatian dari pihak swasta yakni pengusaha hotel setempat. Perwakilan hotel menyampaikan niat untuk mengganti atap rumbia kelas dengan seng.

"Direktur SEM Hotel mengambil bagian yakni mengganti atap rumbia dengan seng. Setidaknya jika hujan, siswa tidak terganggu kegiatan belajar mengajarnya," ujar Yurisman.

Sebelumnya diberitakan gedung SMA Negeri 3 Huruna beratap rumbia dan beralaskan tanah. Bila hujan mengguyur, ratusan murid sekolah negeri ini bakal libur.


Total ada 128 siswa yang belajar di tempat tidak layak ini. Ada 14 guru yang mengajar di sini, terdiri atas 2 PNS dan 12 tenaga honorer, plus 1 orang pegawai tata usaha.

Di Nias, Yurisman menjelaskan, musim hujan berlangsung mulai bulan ke-9 hingga ke-12. Maka September ini adalah awal musim hujan dan kondisinya makin tidak kondusif untuk belajar para siswa.

Gedung sekolah terdiri atas dua bagian bangunan, ada yang masih beratap rumbia dan satu lagi atapnya sudah diganti dengan seng. Namun semuanya masih berdinding kayu. Sekolah terdiri atas enam ruangan, tiga di antaranya adalah ruang kelas.


Sekolah ini dibangun oleh warga secara gotong royong pada 2015. SMA N 3 Huruna telah menamatkan siswa sebanyak empat kali sejak 2016.
(aud/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com