Ricuh Munaslub MKGR di Hotel Sultan Berujung Laporan Polisi

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 19:14 WIB
Ilustrasi Munaslub MKGR Mendukung Bamsoet (Dok. Pribadi)


"Yang kalau kita cermati para pelaku ini sudah kita identifikasi, yang pimpin gerombolan preman yang masuk ke tempat tersebut kami sudah identifikasi karena ada petunjuk suratnya. Ada surat kuasa terus ada orang yang datang mengancam manajemen," jelas Rudi.

"Ini ada surat kuasa atas nama DPP MKGR itu dan surat somasi ke Hotel Sultan ini merupakan petunjuk yang mana satu hari sebelumnya surat ini masuk ke Sultan," sambung Rudi

Rudi menambahkan, pelaku sekelompok orang tersebut juga mengancam saksi. Kelompok itu, kata dia, mengatasnamakan MKGR.

"Ada saksi yang dapat ancaman dari orang-orang yang bawa surat ini. Dia mengatakan, jika Munas terjadi, maka akan mengerahkan massa untuk bubarkan. Pelaku yang melakukan itu mengatas namakan MKGR di bawah pimpinan Rukmono," tutur Rudi.

Ada dua laporan polisi yang dibuat oleh pihak MKGR ke Polda Metro Jaya. Laporan pertama bernomor LP/5973/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 19 September 2019 dengan pelapor atas nama Yoksan Patty. Dalam laporan tersebut, Yoksan melaporkan adanya tindakan pengeroyokan dan penganiayaan sebagaimana tertuang dalam Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP.

Laporan kedua bernomor LP/5978/IX/2019/PMJ/Dit.Reskrimum dengan pelapor Nurcahyono, sekuriti Hotel Sultah. Nurcahyono melaporkan soal perusakan sejumlah fasilitas di Hotel Sultan.
Halaman

(mei/fjp)