detikNews
2019/09/19 16:17:21 WIB

Buruh Proyek Pembunuh Majikan di Bali Dituntut 18 Tahun Bui

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Buruh Proyek Pembunuh Majikan di Bali Dituntut 18 Tahun Bui Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Denpasar - Mochamad Chusen (37) dituntut 18 tahun penjara karena kasus pembunuhan majikannya. Pria asal Jombang ini nekat membunuh korban Hoo Sigit Pramono karena kesal upah kerjanya senilai Rp 9 juta belum dibayarkan.

"Menuntut supaya majelis hakim PN Denpasar yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menyatakan terdakwa Mochamad Chusen (37) terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 18 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan," kata jaksa penuntut umum Dina Sitepu di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Kamis (19/9/2019).

Perbuatan itu dilakukan terdakwa pada Selasa (26/2) sekitar pukul 09.00 Wita di Perum Polri, Jl Imam Bonjol, Denpasar, Bali. Pembunuhan itu dilakukan terdakwa karena kesal dan dendam terhadap Hoo Sigit Pramono karena upah kerjanya sebesar Rp 9 juta tidak dibayarkan korban.

"Berawal dari adanya perasaan kesal dan dendam terdakwa terhadap korban Hoo Sigit Pramono karena uang keuntungan upah kerja terdakwa belum dibayarkan oleh korban Hoo Sigit Pramono sebanyak Rp 9 juta. Sementara korban sudah tidak memiliki uang dan terdakwa sudah beberapa kali menagih kepada korban dengan cara mendatangi rumah korban, namun terdakwa tidak juga menerima uang upah kerja tersebut," jelas Dina.

Jaksa menyebut saat didatangi ke rumahnya, korban juga sempat memperingatkan terdakwa agar tidak macam-macam. Merasa kesal dan emosi lalu timbul niat terdakwa untuk membunuh korban.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com