Sekjen PAN Ucapkan Selamat Jalan ke Faldo Andai Benar Loncat ke PSI

Sekjen PAN Ucapkan Selamat Jalan ke Faldo Andai Benar Loncat ke PSI

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 13:10 WIB
Faldo Maldini (Dok instagram @faldomaldini)
Faldo Maldini (Dok instagram @faldomaldini)
Jakarta - Wasekjen PAN Faldo Maldini dikabarkan pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sekjen PAN Eddy Soeparno mengucapkan selamat jalan kepada Faldo bila kabar tersebut benar adanya.

"Andai kata memang PAN dipandang belum bisa menjadi kendaraan politik Adinda Faldo untuk mencapai tujuan mulianya di ladang pengabdian masyarakat, saya akan mengucapkan selamat jalan dan selamat berkarya baginya," ungkap Eddy dalam pernyataan tertulis, Kamis (19/9/2019).

Isu ini menyeruak lewat foto harian umum lokal Sumatera Barat yang memuat iklan Faldo Maldini dengan logo PSI. Dalam iklan berbahasa Minang tersebut, tertulis kalimat 'Sumangaik Baru' yang diapit logo PSI dan foto politikus kelahiran Sumatera Barat itu.


Penggalan kata 'Sum(angaik) Bar(u)' diberi warna merah untuk penegasan soal Sumbar atau Sumatera Barat. Foto-foto ini beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp dan diunggah di Twitter oleh beberapa akun.

Baik Faldo maupun PSI belum menjawab pasti isu tersebut. Eddy, yang juga banyak ditanya soal kabar ini, berencana meminta klarifikasi ke Faldo alias tabayun. Namun hal tersebut belum bisa dilakukan lantaran saat ini Eddy masih berdinas di luar kota.

Meski begitu, Eddy menyatakan siap melakukan evaluasi apabila Faldo benar berpindah partai. Ia akan melakukan introspeksi diri ataupun introspeksi organisasi.

Sekjen PAN Ucapkan Selamat Jalan ke Faldo Andai Benar Loncat ke PSIEddy Soeparno (Ibnu Hariyanto/detikcom)

"Apakah ada faktor dalam diri saya atau mungkin saja di internal organisasi yang men-trigger keputusan ini. Hal ini penting bagi kami selaku pengelola partai untuk memperbaiki hal yang bisa ditingkatkan dan meluruskan hal-hal yang belum sempurna dari aspek manajemen organisasi," tutur Eddy.

Dia juga mengaku akan bertanya kepada Faldo alasan memilih keluar dari PAN dan berpindah ke partai lain. Eddy memastikan akan menghormati keputusan eks juru bicara tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu.

"Saya akan mencari tahu, apa langkah politik adinda saya ini ke depannya, yang tidak bisa ia jalankan bersama PAN, partai yang melahirkan sejumlah politisi tangguh bangsa, termasuk Faldo yang tengah meniti karir di dalam pusaran elite politik nasional," katanya.
Selanjutnya
Halaman
1 2