Tak Lagi di Trotoar Kebon Sirih, Para Pencari Suaka Kembali ke Kalideres

Rolando Fransiscus - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 11:37 WIB
Kondisi trotoar kebon sirih, Kamis (19/9/2019). (Rolando/detikcom)

Dia mengatakan pihak Pemprov DKI membantu transportasi para pencari suaka yang sebelumnya menempati trotoar tersebut. Taufik menyebut para pencari suaka itu sendiri yang ingin ke Kalideres.

"Jadi mereka sukarela pindah. 'Kalau gitu kami dibantu transpornya naik kendaraan,' ya sudah kita suruh naik. Ke mana? Ke Kalideres dulu ketemu teman-temannya," ujar Taufik.

Selain itu, salah seorang petugas kebersihan di sekitar Jalan Kebon Sirih, Juarsih (50), mengatakan keberadaan para pencari suaka di trotoar tersebut membuat kondisi berantakan. Keberadaan para pencari suaka juga mengganggu pejalan kaki.

"Kalau banyak orang (pencari suaka) di sini kan kelihatannya berantakanlah, orang pada tidur, punya anak, ada jemuran, emang bagus? Kan kelihatan. Orang pada lewat kan, orang yang kerja kantor pada keganggu kalau jalan gitu," sebut Juarsih.



Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sedang mencari tempat tinggal sementara bagi pencari suaka yang kembali ke trotoar Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Anies meminta jajarannya berdiskusi dengan Kemensos dan UNHCR untuk solusi terbaik.

"Sampai mereka bisa diterima di Bambu Apus (milik Kemensos). Jadi kita tidak akan mengusir begitu saja. Karena mereka pun tidak punya tempat lain untuk tinggal. Tapi kita siapkan, ini akan dibicarakan tiga pihak," kata Anies di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (18/9).
Halaman

(haf/haf)