detikNews
Kamis 19 September 2019, 09:27 WIB

Kabut Asap, Udara Palembang Masuk Status Berbahaya

Raja Adil Siregar - detikNews
Kabut Asap, Udara Palembang Masuk Status Berbahaya BMKG mencatat kualitas udara di Palembang, Sumsel, masuk status bahaya. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kualitas udara di Palembang, Sumatera Selatan, masuk status bahaya. Status ini tidak terlepas dari kabut asap yang menyelimuti sejak beberapa pekan terakhir.

Pantauan detikcom di situs bmkg.go.id mencatat status berbahaya naik sekitar pukul 06.00 WIB. Hingga saat ini status berbahaya masih bertahan pada angka konsentrasi 436,02 mikrogram.

Peningkatan status berbahaya ini terlihat juga di beberapa titik di Kota Palembang, yang kini diselimuti kabut asap pekat dan tercium bau bekas bakaran menyengat.



"Pagi tadi, saya berangkat kerja asap ini sangat pekat sekali. Bau asap juga tadi, jarak pandang terbatas," tegas seorang warga, Lia (27), saat ditemui di kawasan Ampera, Kamis (19/9/2019).


Dikatakan Lia, kabut asap hari ini tidak seperti biasa. Dia menyebut kabut asap cukup pekat sejak malam hari di beberapa titik. "Dari tadi malam asap sudah pekat. Jadi kalau malam pekat pasti paginya pekat asapnya, pagi ini juga terbukti," katanya.

Sementara itu, berdasarkan catatan BPBD Sumatera Selatan, ada 281 hotspot. Dari jumlah itu, mayoritas titik hotspot berada di Ogan Komering Ilir. "Berdasarkan data Lapan, ada 281 titik hotspot di Sumatera Selatan. Data dari pukul 06.00 WIB," kata Ansori.
(ras/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com