Round-Up

Remaja Bekasi Bunuh Ayah Angkat Gegara Nasihat

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 08:45 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Korban membesarkan pelaku hingga kini usianya 16 tahun. Namun begitu pelaku beranjak remaja perilakunya kurang sopan dan tidak mau menuruti nasihat korban.

"Bandelnya ya namanya anak putus sekolah ya, disuruh sekolah nggak mau," katanya.

Menurut Siswo, pelaku juga terbawa pergaulan yang tidak benar. Pelaku disebutnya sering mabuk-mabukan.

"Pergaulannya itu, pergaulan sama anak yang nggak bener, nongkrong-nongkrong, mabuk-mabul. Jadi sebagai orang tua ya korban ini ya nggak terima lah, 'kamu yang benar sekolah', tapi dia melawan," bebernya.

Korban sudah sering menasihati pelaku. Namun bukannya menuruti, pelaku justru melawan.

Hingga akhirnya korban pun jengkel. Rahasia yang selama ini dia pendam akhirnya dia ungkapkan ke pelaku.

"Pada saat itu karena anak ini bandel, lama-lama (korban berucap) 'saya balikin kamu ke orang tuamu'," katanya.

Mendengar hal itu, pelaku semakin tersinggung.

"Jadi dia (pelaku) merasa 'lho kok orang tua saya mana?', itulah merasa dia merasa tersinggung. 'Lho bapak (korban) itu yaa orang tuaku'," tuturnya.

Kian emosi, pelaku mengambil pisau. Seketika itu pelaku menusuk korban di bagian pinggangnya.

Korban sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit. Namun kemudian korban meninggal dunia pada Selasa (17/9). Pelaku kemudian ditangkap polisi.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus itu. Tersangka dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.








(mei/mei)