detikNews
Rabu 18 September 2019, 19:28 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenhub 2020 Sebesar Rp 43,11 T

Adinda Purnama Rachmani - detikNews
DPR Setujui Anggaran Kemenhub 2020 Sebesar Rp 43,11 T Foto: Dok Kemenhub
Jakarta - Komisi V DPR menyetujui anggaran tahun 2020 untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebesar Rp 43,11 triliun. Menhub Budi Karya menyampaikan apresiasi kepada DPR yang selama ini telah membahas alokasi anggaran tersebut.

"Anggaran Kemenhub untuk tahun 2020 telah disetujui sebesar Rp 43,11 Triliun. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh jajaran Komisi V DPR RI yang telah bersama-sama membahas alokasi anggaran dalam rapat kerja dan rapat dengan pendapat dengan kami," ucap Menhub Budi dalam keterangannya, Rabu (18/9/2019).


Pengesahan anggaran tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Komisi V DPR tentang Penetapan Hasil Pembahasan Alokasi Anggaran & Program Kementerian/Lembaga Mitra Kerja Kom V DPR RI dalam Nota Keuangan RAPBN TA 2020, Rabu (18/9).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir dalam rapat Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo, Kepala Badan SAR Nasional Bagus Puruhito, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati, serta jajaran Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR RI.

Selain itu, Budi juga menjelaskan jika total jumlah anggaran yang didapatkan, setelah Kemenhub mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 441,5 miliar untuk membangun infrastruktur transportasi dan pengembangan destinasi wisata prioritas.

Pada rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPRI RI, dimana sebelumnya alokasi anggaran Kemenhub di 2020 sebesar Rp 42,67 triliun. Lalu, anggaran Kemenhub 2020 di dengan jumlah total Rp 43,11 triliun ini akan digunakan untuk empat jenis belanja yaitu, belanja modal sebesar Rp 22,49 Triliun (52,16 persen dari total anggaran), belanja pegawai sebesar Rp 4,05 Triliun (9,4 persen), belanja barang mengikat Rp 2,98 Triliun (6,9 persen), dan belanja barang tidak mengikat Rp 13,59 Triliun (31,54 persen).


Adapun sumber pendanaan dari total anggaran tersebut didapatkan dari berbagai sumber yaitu rupiah murni sebesar Rp 28,62 Triliun (66,4 persen dari total anggaran), surat berharga syariah negara (SBSN) sebesar Rp 6,91 Triliun (16 persen), BLU sebesar Rp 1,73 Triliun (4 persen), penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 2,90 Triliun (6,7 persen), pinjaman luar negeri (PLN) sebesar Rp 2,94 Triliun (6,8 persen).

Setelah menggelar rapat para menteri dan petinggi lembaga melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi Kereta MRT menuju Stasiun Bundaran HI.


Simak juga video "Menhub Bicara Kendaraan Listrik dan Polusi Indonesia":

[Gambas:Video 20detik]


(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com