detikNews
2019/09/18 13:21:39 WIB

Bowo Akui Usulkan Bangun Pasar di Minahasa Selatan: Bupatinya dari Golkar

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bowo Akui Usulkan Bangun Pasar di Minahasa Selatan: Bupatinya dari Golkar Bowo Sidik Pangarso (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Bowo Sidik Pangarso didakwa menerima gratifikasi Rp 300 juta saat masih menjadi Wakil Ketua Komisi VI DPR yang sedang membahas program pengembangan pasar dari Kementerian Perdagangan untuk Tahun Anggaran 2017. Bowo pun mengaku dirinya memang membantu mengusulkan proposal pembangunan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan meski dirinya bukan berasal dari dapil tersebut.

"Bahwa berkaitan dengan pasar itu memang semua anggota dan pimpinan itu memperoleh bisa mengusulkan pasar kepada daerah masing-masing dapil. Tapi dapil saya di Jepara, Provinsi Jawa Tengah, karena bupatinya tidak mau Pak, karena ini harus bupatinya bersurat kepada Kementerian Perdagangan," kata Bowo, yang duduk di kursi terdakwa dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).



Bowo kemudian menjelaskan alasannya mengusulkan pembangunan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan ke Kemendag. Dia menyatakan ada perintah dari Ketua Umum Partai Golkar untuk membantu para bupati yang berasal dari Golkar.

"Minahasa kebetulan Partai Golkar, kami diperintahkan ketua umum partai Golkar, bupati-bupati partai Golkar diprioritaskan dalam program komisi terkait. Oleh karena itu, tadi disampaikan Bu Serly bahwa dikoordinasikan oleh Komisi VI," kata Bowo, yang juga berasal dari Golkar.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com