detikNews
Rabu 18 September 2019, 11:41 WIB

Jelajah Ibu Kota Baru

Penajam Paser Utara: Kabupaten dengan Beragam Suku

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Penajam Paser Utara: Kabupaten dengan Beragam Suku Kantor Bupati Penajam Paser Utara (Muhammad Abdurrosyid/detikcom)
Penajam Paser Utara - Penajam Paser Utara (PPU) adalah salah satu lokasi yang dipilih pemerintah sebagai letak ibu kota baru RI. Kabupaten ini diisi penduduk dari beragam suku. Hal inilah yang membuat iklim sosial di PPU menjadi begitu heterogen.

"Di PPU terkait suku dan bahasa. Alhamdulillah heterogen. Suku asli kita Suku Paser. Kemudian ada suku lain, seperti Jawa, Bugis, dan Mandar. Semua saling pengertian, persahabatan antarsuku itu sudah jadi ciri khas," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman saat berbincang dengan Tim Jelajah Ibu Kota Baru, detikcom, Senin (9/9/2019).


Dia juga menjelaskan suku-suku itu umumnya berbahasa sesuai dengan bahasa masing-masing. Tetapi ujungnya tetap memakai bahasa Indonesia. Selain itu, dalam hal ini Pemkab PPU tetap berusaha merawat bahasa asli Paser.

"Suku-suku tadi berbahasa dengan bahasa masing-masing. Tapi tetap ujungnya berbahasa Indonesia. Pemerintah kabupaten kita juga mencanangkan sosialisasi, yaitu bahasa Paser, yang merupakan bahasa lokal asli di sini. Kita juga masukin ke muatan lokal di kurikulum (sekolah). Keragaman suku dan bahasa ini bisa menjadi harmonisasi antarwarga PP," tuturnya.

Penajam Paser Utara: Kabupaten dengan Beragam SukuAsisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman (Muhammad Abdurrosyid/detikcom)

Selain itu, dia bercerita bahwa PPU mulanya memang daerah program trans pada masa pemerintahan Presiden Sukarno dan Soeharto. Karena itu, banyak penduduk PPU juga didominasi suku Jawa, Sunda, dan suku luar Kalimantan lainnya.



"Kita punya empat kecamatan, Penajam, Sepaku, Babulu, dan Kecamatan Waru yang merupakan daerah transmigran. Di Penajam, ada desa Sidorejo yang merupakan pemukiman transmigran. Empat kecamatan ini dulunya wilayah transmigrasi. Ada dari Jawa, Sunda, dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan sebagian wilayah PPU dan Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai lokasi ibu kota baru RI pada 26 Agustus 2019.


Sementara itu, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud menyebut ibu kota baru itu sebagian besar akan ada di PPU. Hanya, ia tak memerinci letak istana negara itu.

"Bapak menteri juga mengatakan bahwa sebagian besar, bahkan lokasi nanti titik Istana (Negara) itu ada di Penajam Paser Utara," kata Abdul kepada wartawan di Hotel Tara Yogyakarta, Kamis (29/8).

Simak laporan Jelajah Ibu Kota Baru, hanya di detikcom.


Simak Video "Menerka Lokasi Pasti Ibu Kota Baru"

[Gambas:Video 20detik]


(rdp/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com