detikNews
Rabu 18 September 2019, 05:37 WIB

Round-Up

Karhutla di Antara Ikhtiar dan Doa

Tim detikcom - detikNews
Karhutla di Antara Ikhtiar dan Doa Foto: Karhutla (Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Jakarta - Sejumlah wilayah di Indonesia tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Di tengah ikhtiar memadamkan bara, terselip juga doa.

Beberapa provinsi yang mengalami karhutla antara lain wilayah Kalimantan Tengah, wilayah Kalimantan Barat, sebagian wilayah Sumatera Selatan, Jambi hingga Riau. Asap karhutla ini amat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat yang terdampak.

Pemerintah pusat dan daerah terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah bertolak ke Riau untuk meninjau upaya pemadaman.


"Pencegahan itu lebih efektif. Tidak membutuhkan biaya banyak. Tapi kalau sudah kejadian seperti kita lihat sekarang ini, ini sudah kerja luar biasa. Ini tadi saya tanya TNI-Polri di sini sudah berapa hari? Sudah lebih dari satu bulan," ujar Jokowi di Desa Merbau, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (17/9/2019).

Berbagai elemen terus berupaya memadamkan api di hutan dan lahan yang terbakar sepert BPPT yang berjanji akan membuat hujan buatan lebih masif hingga tawaran inovasi BioPeat agar lahan gambut tak lagi dibakar, pemadaman di darat dan water bombing via udara.

"Upaya water bombing dilakukan agar api tidak menyebar ke tempat lain. Water bombing setiap hari dua kali," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes M Rifai kepada detikcom, Senin (16/9/2019).



Sementara itu, BPBD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) juga menyiagakan tim lapangan selama 24 jam untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah setempat.

"Petugas kami siap siaga selama 24 jam, dengan posko di kantor BPBD Kutim," Kata Kepala BPBD Kutim Syafruddin Syam seperti dilansir dari Antara, Senin (16/9).

Karhutla di Antara Ikhtiar dan DoaFoto: Jokowi cek kebakaran hutan di Riau (Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Penegakan hukum terkait karhutla pun dijalankan. Mabes Polri per Selasa (17/9) menyebut tersangka pembakar hutan dan lahan meningkat di Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Barat (Kalbar).


"Ada peningkatan (di sisi penegakan hukum), Sumsel yang kemarin 18 tersangka, hari ini 27 tersangka, kemarin korporasinya nihil, sekarang ada 1 yang ditetapkan sebagai tersangka. Begitu juga Kalteng, kemarin 45 tersangka, sekarang 65 tersangka ditambah 1 dari korporasi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Daftar tersangka di Polda Kalimantan Barat juga bertambah dari 59 orang menjadi 65 orang. Dedi menuturkan saat ini total ada 218 tersangka perorangan dan 5 tersangka korporasi yang disidik aparat, di luar perusahaan asing milik Malaysia dan Singapura yang penyidikannya dilakukan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).



Ikhitar pemadaman karhutla juga disertai doa. Sejumlah wilayah yang terpapar asap karhutla menggelar salat istisqa, memohon kepada Allah SWT supaya menurunkan hujan.

Masyarakat Siak, Riau, menggelar salat istisqa agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera teratasi. Salat ini dihadiri sejumlah pejabat setempat.

Karhutla di Antara Ikhtiar dan DoaFoto: Warga Riau menggelar salat istisqa atau salat minta hujan (Chaidir-detikcom)

Salat istisqa digelar di lapangan Tugu Siak, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, persis di depan Istana Siak, Selasa (17/9/2019). Bupati Siak Alfedri, Wakapolres Siak Kompol Abdullah Hariri, Danramil O3 Siak Mayor Inf Suratno, Ketua MUI Siak H Sofyan Saleh, dan masyarakat turut mengikuti salat istisqa.


Dalam melaksanakan salat, masyarakat yang hadir terpaksa mengenakan masker karena kondisi asap masih pekat. Hanya dengan hujan paling ampuh untuk memadamkan karhutla. Kita berdoa semoga Allah SWT dapat mengabulkan doa kita," kata Nusron, warga Siak, kepada detikcom.

Salat yang sama digelar di SMA Negeri I di Pekanbaru. Para wali murid dan alumni serta sejumlah murid melaksanakan salat istisqa di lapangan sekolah.

Tak hanya masyarakat, Presiden Jokowi juga melaksanakan salat istisqa di Riau.



Untuk diketahui, Provinsi Riau dinyatakan siaga darurat asap karena kebakaran hutan dan lahan

Jokowi salat istisqa di Masjid Amrullah Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Selasa (17/9). Saat tiba di masjid, Jokowi lebih dahulu melaksanakan salat tahiyatul masjid.


Karhutla di Antara Ikhtiar dan DoaFoto: Presiden Jokowi melaksanakan salat istisqa (Andhika Prasetia/detikcom)

Setelahnya, pengurus masjid menyampaikan teknis pelaksanaan salat istisqa. Salat dilaksanakan 2 rakaat, di mana pada rakaat pertama dilakukan 7 takbir dan 5 takbir pada rakaat kedua.

"Telah hadir bersama kita yang terhormat Presiden RI, Ir H Joko Widodo dalam pelaksanaan salat istisqa di Provinsi Riau. Salat akan dilaksanakan sebanyak 2 rakaat seperti pelaksanaan salat Id, di mana pada rakaat pertama 7 takbir, rakaat kedua 5 takbir," ujarnya.

Jokowi bersama jemaah lainnya kemudian melaksanakan salat istisqa berjamaah. Para pejabat yang hadir antara lain Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen Doni Monardo.
(gbr/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com