detikNews
Selasa 17 September 2019, 15:10 WIB

Atap Rumbia Bocor, Ratusan Siswa SMAN 3 Huruna Libur Bila Hujan

Danu Damarjati - detikNews
Atap Rumbia Bocor, Ratusan Siswa SMAN 3 Huruna Libur Bila Hujan SMAN 3 Huruna, Nias Selatan (Dok. Yurisman Laia/SMAN 3 Huruna)
Jakarta - Gedung SMA Negeri 3 Huruna beratap rumbia dan beralaskan tanah. Bila hujan mengguyur, ratusan murid sekolah negeri ini bakal libur.

"Kalau hujan turun, maka kegiatan belajar-mengajar menjadi terganggu. Kadang-kadang anak sekolah libur kalau hujan. Gimana mau belajar?" kata Ketua Komite SMA Negeri 3 Huruna, Yurisman Laia, kepada detikcom, Selasa (17/9/2019).


Total ada 128 siswa yang belajar di tempat tidak layak ini. Ada 14 guru yang mengajar di sini, terdiri atas 2 PNS dan 12 tenaga honorer, plus 1 orang pegawai tata usaha.

Di Nias, Yurisman menjelaskan, musim hujan berlangsung mulai bulan ke-9 hingga ke-12. Maka September ini adalah awal musim hujan. Maka kondisinya makin tidak kondusif untuk belajar para siswa.


"Sekolah ini rusak karena hujan, atap sudah pada bolong dan lapuk," kata Yurisman.



Gedung sekolah terdiri atas dua bagian bangunan, ada yang masih beratap rumbia dan satu lagi atapnya sudah diganti dengan seng. Namun semuanya masih berdinding kayu. Sekolah terdiri atas enam ruangan, tiga di antaranya adalah ruang kelas.

'"Ada yang atapnya sudah diganti seng, tetapi masih berlantai tanah dan berdinding papan sehingga kalau hujan kegiatan belajar tetap terganggu," kata Yurisman.


Sekolah ini dibangun oleh warga secara gotong royong pada 2015. SMA N 3 Huruna telah menamatkan siswa sebanyak empat kali sejak 2016.
(dnu/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com