detikNews
2019/09/17 14:30:53 WIB

Mendikbud Siap Bangun Ruang Belajar Bebas Asap di Daerah Terdampak Karhutla

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Halaman 1 dari 2
Mendikbud Siap Bangun Ruang Belajar Bebas Asap di Daerah Terdampak Karhutla Foto: Muhadjir Effendy. (Lisye/detikcom).
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya siap membangun ruang kelas bebas asap untuk sekolah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Namun rencana tersebut akan dilaksanakan apabila kondisi kabut asap semakin parah dalam waktu satu bulan ke depan.

"Kemudian kita akan siapkan kalau nanti terlalu lama kita akan lihat kondisi-nya, kita akan segera rapatkan kemungkinan untuk membangun atau menyiapkan yang namanya ruang belajar bebas asap," ujar Muhadjir di Gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).

"Iya (untuk) semua sekolah (yang terdampak karhutla), tapi kita lihat nanti kalau cuma 1-2 minggu saja saya kira tidak perlu tapi kalau 1 bulan misalnya itu saya kira perlu," lanjutnya.

Untuk pembuatan ruang belajar bebas asap itu, Kemendikbud bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) semenjak tahun 2015. Namun teknologi tersebut tidak digunakan sepanjang 2016 hingga 2018 karena tidak ada kabut asap.

"Yang sudah ada teknologinya kerja sama dengan Kemendikbud dan ITB yang dilakukan pada 2015 untuk mengatasi asap tahun 2015. Memang kemudian tidak kita gunakan karena 2016-2018 kan aman, tidak ada asap," jelas Muhadjir.


Muhadjir juga menjelaskan penggunaan teknologi untuk membuat ruangan belajar bebas asap. Menurutnya setiap jendela akan diberikan penyaring, kemudian ruang kelas akan dipasang kipas angin exhaust untuk mengatur sirkulasi udara. Sementara itu, di dalam ruangan akan diberikan tanaman yang memiliki sumber oksigen.

"Teknologinya sederhana kok itu, cuma perlu pakai exhaust saja, jadi nanti ada jendela terbuka yang diberi penyaring untuk menyaring partikel diberi pelembab gitu di dalam juga harus ada kipas angin untuk sirkulasi udara dan ada exhaust yang mengisap udara keluar sehingga secara otomatis udara dari luar akan masuk dan melewati pintu yang diberi penyaring," kata dia.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com