detikNews
Selasa 17 September 2019, 11:41 WIB

BNPP Target Setiap Kecamatan di Perbatasan Dibangun Polsek-Koramil

Jefrie Nandy Satria - detikNews
BNPP Target Setiap Kecamatan di Perbatasan Dibangun Polsek-Koramil Foto: Mendagri yang juga Kepala BNPP Tjahjo Kumolo saat perayaan hari jadi BNPP ke-9 di Yayasan Bahrul Ulum, Tangerang Selatan (Jefrie-detikcom).
Jakarta - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menargetkan setiap kecamatan di daerah perbatasan Indonesia dibangun Polsek hingga Koramil. Hal ini dilakukan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Hal ini diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Kepala BNPP Tjahjo Kumolo saat perayaan hari jadi BNPP ke-9 di Yayasan Bahrul Ulum, Jalan Kali Baru, Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (17/9/2019). BNPP merayakan hari jadi yang ke-9 bersama anak yatim Yayasan Bahrul Ulum.

"Menjawab sebuah tantangan yang berkaitan dengan pengelolaan perbatasan negara sebagai beranda negara dalam upaya meningkatkan dan menciptakan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pemerataan pembangunan, termasuk agenda peningkatan ekonomi kawasan sekaligus peningkatan pelayanan sosial dasar. Minimal di kecamatan perbatasan itu polseknya, kemudian koramilnya lengkap asrama TNI yang menjaga perbatasannya," ujar Tjahjo dalam sambutannya.


Tjahjo pun teringat saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi perhatian khusus kepada daerah perbatasan saat baru dilantik 2014. Saat itu Jokowi menginginkan agar kabinetnya sudah melakukan pembangunan perbatasan di 2 tahun awal kepemimpinannya.

"Saya ingat pada saat sidang kabinet pertama dipimpin langsung oleh bapak Jokowi dan bapak Wapres Jusuf Kalla. Pak Jokowi langsung memerintahkan kepada seluruh kementerian terkait, khususnya Kementerian PUPR, Perhubungan, kemudian Kesehatan, khususnya dan secara terpadu dengan kementerian yang lain diperintahkan dalam waktu 2 tahun harus selesai membangun perbatasan, baik yang besar maupun yang kecil," katanya.

Tjahjo juga menyampaikan terima kasihnya kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Wiranto sebagai pengarah BNPP. Menurutnya perbatasan tidak hanya mengenai batas wilayah tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.

Dalam peringatan yang ke-9 ini, BNPP memberikan bantuan pendidikan kepada Yayasan Bahrul Ulum. Selain itu, BNPP juga memberikan santunan kepada 5 anak yatim pada kegiatan ini.

Hadir pula pada kegiatan ini Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi kinerja dari BNPP.

"Kalau masyarakat melihat BNPP yang mengurusi urusan perbatasan negara. Ini sudah sangat luar biasa. Jadi bagi warga Tangsel bersyukurlah kita tinggal di Tanggerang Selatan," kata Airin.


Airin pun merasa tugas menyejahterakan masyarakat masih akan terus berlangsung berbarengan dengan kegiatan menjaga perbatasan. Dia mengatakan peningkatan ekonomi dan pelayanan publik juga menjadi hal yang akan terus di dorong oleh pemerintah Tanggerang Selatan.

"Tugas PR (pekerjaan rumah) kami adalah bagaimana terus meningkatkan pelayanan publik sehingga ekonomi daerah hadir dalam rangka peningkatan daerah untuk memperpendek jalur birokrasi dan tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan rakyat sendiri," ucapnya.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com