detikNews
Senin 16 September 2019, 10:20 WIB

Sekolah Dekat TPA Makassar Diliburkan karena Asap Masih Ngebul

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sekolah Dekat TPA Makassar Diliburkan karena Asap Masih Ngebul Foto: Asap masih ngebul di sekolah-sekolah dekat TPA Makassar yang terbakar (Hermawan-detikcom)
Makassar - Akibat terpapar asap kebakaran TPA sampah Tamangapa, Makassar, Sulsel, sejumlah sekolah di sekitar TPA sampah meliburkan siswanya. Asap bekas kebakaran masih ngebul dan membahayakan para siswa.

Sejumlah sekolah yang meliburkan siswanya, yakni SD Inpres Borong Jambu 1, 2, dan 3. Sekolah ini lokasinya hanya berjarak 100 meter dengan TPA sampah yang terbakar.

"Kami sempat upacara tadi pagi. Tapi karena asap semakin menjadi-jadi, maka kami melapor ke pengawas sekolah sama UPTD, untuk meliburkan siswa," kata Abdul Djalil selaku Kepala Sekolah Inpres Borong Jambu 3, Senin (16/9/2019).



Salah satu guru kelas, Eka Asriyani mengatakan, sejumlah siswanya memang mengeluhkan asap.

"Kalau siswaku banyak yang mengeluh karena asap. Tadi matanya iritasi, batuk padahal sudah saya kasi pakai masker. Ada juga mengeluh karena bau asap," sebutnya.



Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes Makassar), Naisyah Tun Azikin membenarkan asap kebakaran di TPA Tamangapa memang patut dikhwatirkan.

"Sebenarnya asap di mana-mana patut dikhawatirkan karena berbahaya. Bisa memicu iritasi mata, tenggorokan, paru-paru juga. Belum lagi sampah-sampah yang terbakar mengandung gas metana, itu lebih bahaya dari karbon dioksida, jadi sangat dianjurkan jangan dihirup," kata Naisyah.



Kebakaran TPA Tamangapa, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar terjadi sekira pukul 13.30 Wita Minggu (15/9) kemarin. Petugas Damkar pun baru dapat memadamkam api sekira pukul 05.00 Wita subuh tadi atau15 jam kemudian.

Kendati api telah padam, kepulan asap masih membumbung tinggi menyebar ke area sekitar TPA. Selain itu, petugas Damkar masih berjaga di lokasi, mereka memantau jika sewaktu-waktu api muncul kembali, bisa segera dipadamkan agar tak meluas.


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com