detikNews
Kamis 12 September 2019, 21:34 WIB

Habibie ke Sespri Saat di RS: Badan Saya Sakit, tapi Otak Tidak

Eva Safitri - detikNews
Habibie ke Sespri Saat di RS: Badan Saya Sakit, tapi Otak Tidak Presiden RI ke-3 BJ Habibie. (Antara Foto)
Jakarta - Sekretaris pribadi (sespri) BJ Habibie, Rubijanto, bercerita tentang hari-hari terakhir Presiden RI ke-3 itu di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Rubijanto mengatakan BJ Habibie masih sempat meminta laptop dan handphone (HP) untuk membalas pesan WhatsApp (WA) dan e-mail.

"Beliau mengatakan, 'Saya ini sakit ya, badan saya sakit, tapi otak saya tidak sakit,' sehingga tanggal 5 dan tanggal 8 September ini sebelum beliau 'dipanggil' masih minta handphone," ujar Rubijanto di rumah duka BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).


Kepada Rubijanto, BJ Habibie mengatakan mesti berinteraksi. Karena itu, menurut Rubijanto, BJ Habibie kerap meminta laptop dan handphone. Bahkan kedua barang itu dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto.

"Bahwasanya BJ Habibie mengatakan, 'Rubi, saya bisa gila nih, karena saya harus berinteraksi dengan dunia luar.' Jadi beliau harus berinteraksi dunia luar," katanya menirukan ucapan BJ Habibie.

"Lalu beliau mengatakan, 'Berapa WA masuk, saya harus balas dan harus saya jawab. Berapa e-mail ke saya, saya harus buka dan saya harus jawab.' Beliau masih berpikir kepada kepentingan nasional dan kepentingan internasional," lanjut Rubijanto.


Rubijanto mengatakan BJ Habibie sempat berpesan kepada keluarga untuk menjaga kerukunan. Begitu pun Rubijanto. Ia dititipi pesan untuk menjaga keluarga BJ Habibie.

"Kepada keluarga, ya, layaknya orang tua berpesan agar anaknya, menantu, cucu itu rukun, termasuk kami-kami ya tetap harus menjaga beliau, termasuk menjaga keluarganya," tuturnya.
(eva/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com