detikNews
2019/09/12 11:37:01 WIB

Ada Murid Ancam Guru dengan Sabit, KPAI: Gadget Bikin Anak Agresif

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ada Murid Ancam Guru dengan Sabit, KPAI: Gadget Bikin Anak Agresif Foto: Tangkapan layar dari video di media sosial
Jakarta - Di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ada seorang murid sekolah yang mengancam gurunya dengan sabit lantaran ponselnya disita sekolah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti bahaya kecanduan gawai di kalangan anak-anak.

"Kecanduan gadget, termasuk ponsel, dapat berdampak pada kesehatan fisik dan psikis (mental) anak, di antaranya anak dapat menimbulkan masalah kesehatan mental dan perubahan perilaku, hingga depresi," kata komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, kepada wartawan, Kamis (12/9/2019).



Mental murid bisa terganggu gara-gara gadget. Itu menjelaskan kenapa murid di Gunungkidul sampai berani mempersenjatai dirinya dengan sabit demi mendapatkan ponselnya kembali, barang yang sudah menjadi candu.

"Mereka mungkin juga menjadi agresif dan mudah tersinggung jika orang tua tidak memberi mereka akses menggunakan ponsel atau tablet," kata Retno.



Anak menjadi tak bisa menahan diri, berpikir, dan mengendalikan emosi gara-gara pengaruh ponsel. Ini berbahaya bagi perkembangan masa depan anak di masa dewasa. Anak juga bisa mengalami kecemasan, kesepian, rasa bersalah, hingga depresi gara-gara terpapar ponsel secara berlebihan.

"Kasus anak mengancam guru dengan celurit lantaran ponsel disita adalah bentuk si anak agresif dan tidak bisa mengelola emosi dengan baik," kata Retno.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com