detikNews
2019/09/12 09:58:56 WIB

Warisan BJ Habibie: Setop 'Pribumi-Non Pribumi', Buka Pintu Mandarin

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Warisan BJ Habibie: Setop Pribumi-Non Pribumi, Buka Pintu Mandarin Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Warisan BJ Habibie banyak yang dinikmati warga Indonesia hingga kini. Di antaranya, BJ Habibie pernah mengeluarkan perintah yang menyetop penggunaan istilah 'pribumi-non pribumi'. Habibie juga membuka pintu untuk kursus Bahasa Mandarin usai era Orde Baru berakhir.

Perintah yang dimaksud adalah Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1999 tentang Menghentikan Penggunaan Istilah Pribumi dan Non Pribumi. Instruksi Presiden (Inpres) tersebut untuk mewujudkan persamaan kedudukan hukum hingga memperkokoh persatuan.



Berikut isi Inpres Nomor 26 Tahun 1999, dikutip detikcom dari situs Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Kamis (12/9/2019).

Pertama:

Menghentikan penggunaan istilah pribumi dan non pribumi dalam semua perumusan dan penyelenggaraan kebijakan, perencanaan program, ataupun pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.

Kedua:

Memberikan perlakuan dan layanan yang sama kepada seluruh warga negara Indonesia dalam penyelenggaraan layanan pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan, dan meniadakan pembedaan dalam segala bentuk, sifat serta tingkatan kepada warga negara Indonesia baik atas dasar suku, agama, ras maupun asal-usul dalam penyelenggaraan layanan tersebut.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com