detikNews
Rabu 11 September 2019, 21:47 WIB

Demo di Depan Kantor BPN Bekasi Berakhir Ricuh, 4 Orang Diamankan

Isal Mawardi - detikNews
Demo di Depan Kantor BPN Bekasi Berakhir Ricuh, 4 Orang Diamankan Foto: Demo di depan kantor BPN Bekasi berakhir ricuh (Isal Mawardi/detikcom)
Bekasi - Demo di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bekasi berakhir ricuh. Massa dan aparat polisi sempat terlibat aksi dorong.

Massa tergabung dalam Forum Korban Penggusuran Bekasi (FKPB) Pekayon-Jakasetia mendesak BPN untuk mengeluarkan surat pemblokiran atas penerbitan sertifikat terhadap lahan gusuran di Pekayon-Jakasetia.

"Kita hanya menuntut surat pernyataan dari BPN untuk pemblokiran dari permohonan, siapapun terhadap lahan yang kami tempatin," ujar Korlap aksi demo, Sonang Harahap di lokasi, Rabu (11/9/2019) malam.

Sejumlah rumah warga di Jakasetia-Pekayon, tepatnya di Kampung Poncol Bulak (Jakasetia) dan sisi selatan Kompleks Perumahan Peninsula, digusur pada Oktober 2016 lalu. Sejumlah korban gusuran disebut-sebut masih bertahan dan tinggal di atas puing-puing lahan bekas gusuran.

Warga korban gusuran sempat membuat posko untuk tinggal sementara. Namun, posko itu, sebut Sonang, digusur pula oleh aparat.

"Tadinya kita tinggal di posko. Posko itu sendiri tanggal 2 September sudah digusur paksa," ujar Sonang.

Sonang menyebut warga korban gusuran sama sekali tidak mendapatkan kompensasi. Sonang juga berdalih pemerintah sama sekali tidak ada sosialisasi soal penggusuran.

"Penggusuran ini tidak pernah sosialisasi, makanya kita bertahan. Kalau pemerintah melakukan sosialisasi dan negosiasi dengan masyarakat, ya tidak akan begini," ujar Sonang.

Pantauan detikcom, puluhan peserta aksi masih bertahan di depan kantor BPN Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kota Bekasi, hingga pukul 19.00 WIB malam. Polisi kemudian meminta para pendemo untuk membubarkan diri.







Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana lewat pengeras suara mengimbau massa untuk bubar. Massa dipersilakan untuk datang kembali Kamis (12/9) besok bila masih tidak puas.

"Besok kalau teman-teman mau datang lagi silahkan, kita bantu. Ya sudah ya bubar ya oke, saya kasih waktu buat bubar, silakan bubar," kata Eka.

Namun massa tidak mau meninggalkan lokasi aksi. Massa dan petugas pun terlibat aksi saling dorong.

Polisi kemudian mencoba mengamankan massa aksi. Sebagian pendemo berhamburan di Jalan Chairil Anwar hingga mengakibatkan jalan di sekitar lokasi aksi macet.

Sejumlah peserta aksi terlihat melawan petugas. 4 Orang diamankan polisi dan diangkut ke dalam truk.

" Saya belum tahu jumlahnya tapi yang jelas ada yang diamankan. Mereka diamankan ke Polres (Metro Bekasi Kota)," ujar Eka.

Setelah 10 menit kemudian, massa pun bubar dan meninggalkan lokasi aksi. Arus lalu lintas di Jalan Chairil Anwar kembali lancar.


(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com