detikNews
Rabu 11 September 2019, 20:23 WIB

Ikut Demo di Depan Kantor BPN Bekasi, Seorang Nenek Pingsan

Isal Mawardi - detikNews
Ikut Demo di Depan Kantor BPN Bekasi, Seorang Nenek Pingsan Sukiyati (Isal Mawardi/detikcom)
Bekasi - Seorang nenek bernama Sukiyati (65) ikut demo di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bekasi. Akibatnya, Sukiyati jatuh pingsan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sukiyati saat itu ikut bersama massa demo yang menuntut soal penggusuran di Kampung Poncol Bulak, Jakasetia, Bekasi.

"Habis orasi, langsung pingsan, dibawa ke luar gedung (halaman BPN), dikasih minyak kayu putih sama warga sendiri, palingan teh anget," ujar Sukiyati kepada detikcom di lokasi, Rabu (11/9/2019) malam.

Sukiyati mengatakan pingsan selama 5 menit saja. Sukiyati pingsan karena tekanan darahnya rendah.

"Memang lagi tekanan darah rendah," ujar Sukiyati.

Sukiyati berdemo bersama sekitar 20 orang yang tergabung dalam Forum Korban Penggusuran Bekasi (FKPB). Mereka mengaku sebagai korban penggusuran di Kelurahan Pekayon dan Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Oktober 2016.







Sukiyati dan massa menuntut BPN memblokir sertifikat lahan yang digusur. Massa mengklaim bahwa lahan tersebut milik pemerintah.

Sukiyati kena gusur pada 2016. Dia meminta pemerintah mengganti rumahnya yang kena gusur.

"Nuntut hak tanah dan hak tempat tinggal. Sebelumnya saya kegusur di tahun 2016, itu rumah kegusur, kita buat posko perjuangan. Tanggal 2 September digusur sama Satpol PP, tentara, Karang Taruna, sama preman," ujar Sukiyati.

Lahan itu digusur untuk ruang terbuka hijau. Sukiyati sendiri mengaku tinggal di RT 02 RW 17 Jakasetia, Bekasi Selatan, sejak 30 tahun lalu. Karena tempat tinggalnya digusur, ia hidup luntang-lantung.

"Di emperan tetangga, sudah sekitar 3 tahun di sana," ujar Sukiyati.

Demo berakhir pada pukul 19.25 WIB. Demo berakhir ricuh.



(isa/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com