detikNews
2019/09/11 19:55:29 WIB

GM LKBN Antara Dilaporkan Serikat Pekerja Terkait PHK Karyawan

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
GM LKBN Antara Dilaporkan Serikat Pekerja Terkait PHK Karyawan Foto: Ketum Serikat Pekerja Antara Abdul Gofur (Samsuduha/detikcom)
Jakarta - Serikat Pekerja Antara melaporkan manajemen Antara karena diduga melakukan union busting (pemberangusan serikat pekerja) ke Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan terkait PHK beberapa karyawan di Antara dan persoalan gaji karyawan hingga mutasi karyawan.

"Kita datang ke Polda Metro Jaya di unit desk ketenagakerjaan melaporkan manajemen Perum LKBN Antara yang kita duga melakukan upaya union busting atau pemberangusan dan juga penghalang-halangan serikat pekerja di Perum LKBN Antara," kata Ketum Serikat Pekerja Antara Abdul Gofur kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut Abdul yang juga Asisten Manajer Program, Promosi dan Komunitas Antara ini menyebut serikat pekerja tidak boleh dihapuskan. Abdul melaporkan manajemen Antara atas dugaan melakukan union busting dengan cara memutus kontrak pekerja yang aktif di serikat.

"(Manajemen Antara diduga) ada upaya orang-orang yang aktif atau kritis terhadap perusahaan itu diberikan sanksi mutasi dan PHK itu yang kita laporkan ke sini," ungkap Gofur.

Sebanyak 20 orang staf dan 1 orang video jurnalis disebutnya di-PHK. Menurutnya, pemutusan kontrak kerja ini berkaitan dengan aksi yang sempat dilakukan oleh para karyawan tersebut.







Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com