detikNews
Rabu 11 September 2019, 16:29 WIB

Doni Monardo Terjun ke Riau, Kaget Ada Sumur Minyak Dekat Api Karhutla

Jabbar Ramdhani - detikNews
Doni Monardo Terjun ke Riau, Kaget Ada Sumur Minyak Dekat Api Karhutla Kepala BNPB Doni Monardo ikut memadamkan karhutla di Riau (Foto: Dok. BNPB)
Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ikut memadamkan langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Doni sempat kaget karena ada kilang pompa minyak yang posisinya sudah dekat dengan sumber api.

"Ini sangat membahayakan karena ada sumur minyak yang jika tersambar api dapat menimbulkan kebakaran fatal," kata Doni dalam keterangannya, Rabu (11/9/2019).


Doni mendapati hal ini di Desa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Jarak pompa minyak dengan sumber api kurang dari 40 meter.

Doni Monardo Ikut Padamkan Karhutla, Kaget Ada Sumur Minyak Dekat Sumber ApiData terkini karhutla di Sumatera dan Kalimantan (Foto: Dok. BNPB)

Doni hari ini datang ke Desa Kerumutan bersama Kalaksa BPBD Riau Edward, Danrem Pekanbaru Brigjen Fadjar, Tenaga Ahli BNPB Mayjen (Purn) Komaruddin Simanjuntak dan Egy Massadiah. Untuk mencapai lokasi, rombongan terbang menggunakan helikopter selama 1,5 jam dari Bandara Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru.


Proses pemadaman api di lokasi dilakukan petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, dan Manggala Agni. Sepanjang perjalanan Doni menyaksikan langsung dua helikopter water bombing yang melakukan penyiraman pada sejumlah titik api dengan asap tebal.



Sumur minyak ditemukan tak jauh dari sumber api karhutla di RiauSumur minyak ditemukan tak jauh dari sumber api karhutla di Riau (Foto: Dok. BNPB)

"Tadi kita sama-sama terbang dengan menggunakan helikopter, kita lihat sebagian besar adalah lahan-lahan yang sebagian batas dengan kawasan belum terkelola. Sebagian besar, 80% dari kawasan yang terbakar itu akhirnya jadi perkebunan," ujar Doni.

Dia mengatakan memadamkan api di lahan gambut tidak mudah. Dia mengajak masyarakat untuk sama-sama mencegah terjadinya karhutla karena pemadamannya sulit.

Berdasarkan data BNPB, di Riau terdeteksi ada 317 titik api, luas lahan yang terbakar hingga Agustus ada seluas 49.266 hektare. Proses pemadaman melibatkan 1.512 personel. Ada delapan helikopter yang dipakai untuk water bombing.
(jbr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com