detikNews
2019/09/11 11:18:48 WIB

Pengacara Polisikan Eks Kabiro soal Tudingan Mahar, Ini Kata Gubernur Sulsel

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pengacara Polisikan Eks Kabiro soal Tudingan Mahar, Ini Kata Gubernur Sulsel Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (Muhammad Taufiqurrahman/detikcom)
Makassar - Tim hukum Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mempolisikan eks Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras, terkait tudingan mahar Rp 10 miliar di Pilgub 2018. Tapi Nurdin mengaku tidak mengurusi pelaporan tersebut.

"Tidak tahu saya, enggak tahu saya, saya enggak mengurusi itu," kata Nurdin di sela kunjungannya di GIIAS Makassar, Rabu (11/9/2019).

Kasus ini bermula terkait kesaksian Jumras pada sidang panitia angket Gubernur Sulsel di DPRD Sulsel. Jumras diketahui dipecat dari posisinya setelah dituduh oleh Gubernur Nurdin Abdullah menerima fee dari pengusaha terkait proyek di Sulsel. Pada pemeriksaan di hak angket, Jumras memberikan klarifikasinya.

"Sebelum saya tinggalkan tempat itu, saya sampaikan angguh (Agung) itu menunjuk bapak bahwa pada saat Pilkada Bapak dibantu Rp 10 M, dan itu dihadiri oleh kakak Wagub yang mengantar," ujar Jumras kala itu.

Atas tuduhan ini, Nurdin mengeluarkan pernyataan akan mempolisikan Jumras terkait tudingan soal mahar Rp 10 miliar di Pilgub 2018. Nurdin pun memberi kesempatan ke Jumras dalam 1x24 jam untuk segera minta maaf.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com