detikNews
2019/09/11 00:30:59 WIB

Pasien Paru-paru Diberi Obat Kedaluwarsa, Puskesmas di Depok Kena Tegur

Matius Alfons - detikNews
Halaman 2 dari 2
Pasien Paru-paru Diberi Obat Kedaluwarsa, Puskesmas di Depok Kena Tegur Foto: iStock


Idris akan mengevaluasi kembali puskesmas terkait penyimpanan obat-obatan. Hal ini untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

"Iya itu tadi, terutama kapasitas SDM-nya. Kedua, dilihat kembali gudang obatnya tentang masalah kedaluwarsanya," sambung Idris.



Senada dengan Idris, Kadinkes Depok Novarita mengaku sudah memberi teguran lisan kepada oknum tersebut. Teguran itu untuk memperbaiki kinerja puskesmas tersebut ke depan.

"Iya jadi dari dinkes sudah memberikan teguran, hukuman disiplin berupa teguran lisan ya, berupa teguran lisan agar memperbaiki kinerjanya gitu," ujar Novarita.

Selain itu, Novarita menjelaskan kesalahan terjadi ketika oknum puskesmas itu salah mengambil obat yang ada di dalam kotak obat pasien lain. Menurutnya, kotak itu berisi obat yang sudah kadaluwarsa karena lama tidak diberikan.

"Jadi obat ini kita kotak-kotakan sesuai nama pasien ya, nah ini ada pasien sudah lama nggak datang lagi, itu belum disingkirkan. Jadi waktu ambil karena berdekatan itulah yang diambil, lama nggak datang. Kesalahan di situ lihat," papar Novarita.



Diketahui, Nur Istiqomah (50), warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, diduga diberi obat kedaluwarsa saat berobat ke sebuah puskesmas di Depok. Istiqomah adalah pasien penderita penyakit paru-paru.

Istiqomah diberi obat yang masa kedaluwarsa sejak Juli 2019. Obat itu telah disuntikkan ke dalam tubuhnya pada Sabtu, 7 September 2019.
(mei/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com