detikNews
Selasa 10 September 2019, 20:16 WIB

Lokasi Istana Presiden RI di Papua 15 Menit Lewat Jembatan Holtekamp

Danu Damarjati - detikNews
Lokasi Istana Presiden RI di Papua 15 Menit Lewat Jembatan Holtekamp Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura, Papua, disebut pula sebagai 'Jembatan Merah' oleh masyarakat setempat. (Arief Budi Mulyanto/Birokompu Kementerian PUPR)
Jakarta - Tokoh Papua, Abisai Rollo, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun Istana Kepresidenan di Papua. Dia bersedia menyumbangkan lahan 10 hektare sebagai lokasi Istana baru itu. Abisai mengungkap lokasi lahan calon Istana di Papua tersebut.

"Bila Jembatan Holtekamp sudah diresmikan Pak Jokowi, maka dari (pusat kota) Jayapura ke lokasi Istana Presiden nanti hanya 10 sampai 15 menit," kata Abisai Rollo kepada detikcom, Selasa (10/9/2019).



Bila berangkat dari pusat Kota Jayapura, Jembatan Holtekamp mengarah ke Distrik Muara Tami, tempat Suku Skouw berada. Abisai Rollo sendiri adalah Ondoafi atau Kepala Suku Skouw. Saat ini, lahan milik Abisai yang hendak dia berikan untuk dibangun Istana Kepresidenan masih kosong.

"Sekarang masih berupa hutan. Kalau sudah disetujui, kita akan diproses," kata Abisai, yang merupakan Ketua DPRD Kota Jayapura dari Partai Golkar.



Jokowi sendiri menerima permintaan Abisai, yang mewakili masyarakat Papua, untuk berbicara kepadanya. Jokowi telah memutuskan istana di Papua itu akan dibangun tahun depan.

"Kalau itu dibangun, itu artinya bahwa yang tadi judulnya 'Presiden berkunjung ke Papua' diubah menjadi 'Presiden berkantor di Papua'. Artinya, segala urusan di Papua diselesaikan di Istana Presiden, Papua," kata Abisai.

Apakah lokasi istana baru itu bakal terlindung dari potensi bahaya? "Aman semua," kata Abisai.
(dnu/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com