detikNews
Selasa 10 September 2019, 14:21 WIB

Dishub DKI: Uji Coba Ganjil Genap 3 Minggu Kemarin, Kendaraan Turun 25%

Arief Ikhsanudin - detikNews
Dishub DKI: Uji Coba Ganjil Genap 3 Minggu Kemarin, Kendaraan Turun 25% Uji coba perluasan ganjil-genap dilakukan 3 minggu. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo yakin kebijakan perluasan ganjil-genap bisa menurunkan volume kendaraan di jalanan. Hal ini berdasarkan uji coba yang telah dijalankan selama tiga minggu.

"Volume lalu lintas berdasarkan uji coba kami kemarin 3 minggu, terjadi penurunan volume lalu lintas di jalan itu sebesar 25,25 persen. Ini kan cukup tinggi ya," ucap Syafrin saat dihubungi, Selasa (10/9/2019).


Uji coba perluasan ganjil-genap ini dilakukan pada 12 Agustus-6 September 2019. Syafrin menganalogikan jumlah kendaraan di jalanan sebanyak 10 kendaraan sebelum ganjil genap berlaku. Dari 10 kendaraan itu, ada 6 sepeda motor dan 4 mobil.

Setelah diterapkan sistem ganjil-genap, jumlah mobil berkurang dari 4 menjadi 2 mobil. Namun, di sisi lain, jumlah sepeda motor bertambah karena tidak terkena ganjil-genap. Namun dia mengaku belum punya data rinci soal rasio jumlah sepeda motor dan mobil setelah kebijakan ganjil-genap diterapkan.


"Yang di jalan kan tinggal 6 motor-2 mobil, (jumlah kendaraan) 8. Artinya, persentase motor naik, persentase mobil turun kan?" ucap Syafrin.



Saat petugas memberi sosialisasi selama masa uji coba ganjil genapSaat petugas memberi sosialisasi selama masa uji coba ganjil-genap. (Pradita Utama/detikcom)

"Jadi, artinya untuk angka (jumlah sepeda motor) kita belum mendapatkan karena justru di data belum ada berapa pertumbuhan kendaraan, pertumbuhan jumlah motor, itu saya belum dapat. Tapi prinsipnya kan seharusnya tidak langsung naik 100 (persen) motor gitu kan. Tapi persentase motor pasti naik karena proporsi mobil di jalan dikurangi," sambungnya.


Sebelumnya, perluasan ganjil-genap di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, berdampak terhadap jumlah pengguna sepeda motor. Pantauan Dishub DKI, pada hari pertama pemberlakuan ganjil-genap, secara kasatmata jumlah sepeda motor meningkat. Namun belum diperoleh jumlah pasti sepeda motor yang turun di jalan saat ada perluasan ganjil-genap ini.

"Ada (dampaknya), penurunan (jumlah) roda empat sendiri ada. Tapi di balik itu juga ada kenaikan (jumlah) roda dua. Kemarin luar biasa roda dua itu banyaknya. Mungkin karena hari pertama kerja atau mungkin antisipasi masyarakat menggunakan roda dua yang tidak kena gage (ganjil genap)," kata Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian dan Pengawasan Operasi Sudinhub Jaktim Slamet Dahlan saat ditemui di traffic light Pemuda Pramuka, Jaktim, pagi tadi.
(aik/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com