Polisi Periksa Kadis Tersangka Pencium Pipi Staf Saat Selfie Pekan Ini

Polisi Periksa Kadis Tersangka Pencium Pipi Staf Saat Selfie Pekan Ini

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 08:32 WIB
Ilustrasi Foto: Edi Wahyono
Ilustrasi Foto: Edi Wahyono
Jeneponto - Kadis Pemkab Jeneponto, Sulsel, berinisial S, resmi berstatus tersangka karena mencium pipi bawahannya, perempuan J, saat berswafoto (selfie). Tersangka S akan diperiksa pekan ini.

"Status Kadis sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sekarang dengan statusnya yang baru tersangka itu, kami mau periksa lagi dia Jumat pekan ini," kata Kasatreskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman, saat dimintai konfirmasi, Selasa (10/9/2019).
AKP Boby menjelaskan pemeriksaan terhadap Kadis S dijadwalkan penyidik usai pemeriksaan terhadap korban dan para saksi tuntas pada pekan lalu.

"Minggu lalu kan saksi-saksi sudah rampung. 1 Korban, 2 saksi diperiksa. Jadi yang hari Jumat ini sisa tersangka," sebut dia.

Kadis S sebelumnya membantah berbuat mesum, namun AKP Boby menerangkan, perbuatan Kadis S memenuhi unsur dalam Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan. Penentuan tersebut ditetapkan polisi lewat proses gelar perkara pada Selasa (3/9).

Kronologis kejadian dugaan pelecehan seksual ini bermula saat Kadis S yang datang ke kantor meminta J ke ruangannya untuk berfoto sekitar pukul 10.00 WITA, Selasa (27/8) lalu.

"Karena itu kan terjadinya di ruangannya kadis, di kantornya. Pas di ruangannya kan cuma berdua, masih sepi," ujar Boby, Jumat (30/8).

S, dari keterangan pelapor, meminta selfie bersama J karena sedang berpakaian rapi. Saat itu Kadis S kembali ke kantor usai pelantikan anggota DPRD.


"Itu dalihnya minta selfie. Karena dia pelantikan, kan pakai jas, karena mungkin masih gagah nih, dipanggil, 'eh selfie dulu', gitu, maka terjadilah begitu (cium pipi) dari keterangan korban," kata Boby.

Atas kejadian itu, J langsung melaporkan Kadis S tidak lama setelah merasa dilecehkan karena Kadis S mencium pipinya selfie. Polisi juga sudah memeriksa S dan dan mengecek foto selfie yang berada di ponsel S.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Sulsel, Syafruddin Nurdin, juga telah memanggil Kadis berinisial S. S membantah melakukan pelecehan seksual.

"Versi (keterangan) Kadis, mereka minta difoto, selfie, persoalan cium dan peluk-peluk itu tidak terjadi. Persoalan selfie itu umumlah ya, saya sendiri suka selfie-selfie," ujar Syafruddin. (aan/aan)