AHY: Semangat Demokrat Ingin Kontribusi Secara Aktual ke Pemerintah

AHY: Semangat Demokrat Ingin Kontribusi Secara Aktual ke Pemerintah

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 09 Sep 2019 22:59 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY (Foto: Biro Pers Setpres)
Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY (Foto: Biro Pers Setpres)
Jakarta - Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan kembali maksud ajakan sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Apa kata AHY?

"Semangat Partai Demokrat adalah ingin berkontribusi secara aktual dan ingin memberikan support kepada kepemimpinan dan pemerintahan mendatang," ujar AHY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019).

AHY mengatakan, dengan dukungan itu, SBY berharap semua cita-cita bangsa bisa tercapai. Salah satunya, untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.


"Semoga bisa semakin sukses dan segala cita-cita dan harapan kita semuanya masyarakat Indonesia," katanya.

Putra SBY itu juga menjelaskan, sang ayah ingin pasca-Pilpres ini menjadi momen untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, menurut dia, dukungan seluruh pihak kepada pemerintah sangatlah diperlukan.

"Di antara kita boleh kita berbeda partai politik boleh kita berbeda identitas tetapi untuk Indonesia mari kita bersatu dan tentunya untuk tujuan yang baik pula," ujar AHY.


AHY juga menjelaskan pidato SBY soal prinsip 'The winner takes all' yang menurutnya tak cocok dengan Indonesia. Menurut dia, maksud pernyataan itu adalah jangan ada elemen masyarakat yang merasa tak menjadi bagian dari bangsa ini.

"Artinya jangan sampai kemudian dalam tatanan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara termasuk kehidupan politik kita. Kemudian ketika ada elemen yang menang begitu kemudian yang lainnya tidak menjadi bagian besar dari bangsa ini," katanya. .



"Bagaimanapun kita harus dapat saling mengayomi, saling mengakomodasi harapan masyarakat kita yang begitu luas yang begitu majemuk tadi. Dan berharap bahwa ke depan politik kita juga semakin baik atau semakin bisa menghargai perbedaan merangkul perbedaan yang ada di antara kita," lanjut AHY.


Lebih lanjut, AHY mengatakan, dengan mengayomi semua elemen masyarakat maka hal itu menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Mengingat, semua pihak pada prinsipnya ingin Indonesia maju dan sejahtera.

"Kita bukan justru membentur-benturkan perbedaan termasuk perbedaan identitas dan harapannya ke depan baik jajaran pemerintahan termasuk di parlemen legislatif, ini semuanya sekali lagi penuh dengan berbagai latar belakang partai politik kepentingan, tetapi mari kita cari persamaannya bahwa kita sama-sama ingin Indonesia maju dan sejahtera," tutur dia.

Sebelumnya, SBY menyampaikan pidato kontemplasi. Salah satunya, SBY meminta seluruh pihak untuk mendukung pemerintahan Presiden Jokowi.

"Pemilihan umum baru selesai kita lakukan. Rakyat telah memberikan mandatnya kepada kepemimpinan yang baru. Dalam kapasitas saya selaku pribadi dan pemimpin Partai Demokrat, saya mengajak saudara-saudara kami rakyat Indonesia untuk memberikan kesempatan dan dukungan kepada pemimpin dan pemerintahan yang baru agar sukses dalam mengemban amanah rakyat," kata SBY dalam pidatonya di Cikeas, Bogor, Senin (9/9/2019). (mae/jbr)