detikNews
Senin 09 September 2019, 17:46 WIB

Wiranto Kirim Perwakilan ke Komisi Tinggi HAM Jelaskan Situasi Papua

Matius Alfons - detikNews
Wiranto Kirim Perwakilan ke Komisi Tinggi HAM Jelaskan Situasi Papua Wiranto/Foto: Grandyos Zafna
FOKUS BERITA: Rusuh di Tanah Papua
Jakarta - Menko Polhukam, Wiranto menanggapi soal rencana tokoh separatis Benny Wenda yang akan membawa konflik di Papua ke Komisi Tinggi HAM di Jenewa. Wiranto menyebut sudah mengirim Perwakilan Tetap Indonesia (Watapri) untuk menjelaskan situasi sebenarnya.

"Kita mendapat laporan di luar negeri banyak kita dapati informasi yang tidak benar, distrosi informasi, distorsi ini dikemas dikembangkan gak sesuai dengan realita di lapangan, yang katanya banyak pelanggaran HAM, banyak pembunuhan, sudah ada satu riot yang ingin merdeka di semua tempat," kata Wiranto kepada wartawan di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Wiranto menyebut sudah melakukan upaya untuk membenarkan informasi yang salah di luar negeri. Menurutnya Perwakilan Tetap RI untuk PBB sudah dikirim menemui Komisi Tinggi HAM.



"Nah memang dari Watapri kita untuk PBB di Jenewa, pak Hasan Kleib sudah bertemu dengan komisioner Komisi Tinggi Ham untuk menyampaikan kebenarannya," ucap Wiranto.



Wiranto berharap ini bisa mengatasi rencana Benny Wenda yang akan membawa kejadian rusuh di Papua ke rapat Komisi HAM di Jenewa. Ia juga berharap informasi tidak benar yang beredar di luar negeri tidak begitu saja diterima Komisi Tinggi HAM.

"Jangan sampai informasi (salah) ini diterima oleh Komisi Tinggi HAM sebagai kebanaran," ungkapnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tokoh separatis Benny Wenda memanfaatkan situasi kerusuhan yang terjadi di Papua. Tito menyebut Benny akan mengangkat isu kerusuhan Papua di rapat Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR).



"Benny Wenda main, ya mereka mau ngejar dalam rangka apa? Kejar dalam rangka tanggal 9, itu ada rapat Komisi HAM di Jenewa. Jadi mereka sengaja agar bikin rusuh segala macam agar di sana ada suaranya Papua rusuh, tanggal 9 itu," kata Tito saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Abepura, Papua, Kamis (5/9/2019).
(maa/rvk)
FOKUS BERITA: Rusuh di Tanah Papua
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com