detikNews
Senin 09 September 2019, 17:39 WIB

Sidang Dakwaan, Jaksa Sebut Jefri Nichol Pakai Ganja agar Tidur Nyenyak

Yulida Medistiara - detikNews
Sidang Dakwaan, Jaksa Sebut Jefri Nichol Pakai Ganja agar Tidur Nyenyak Jefri Nichol (Yulida/detikcom)
Jakarta - Aktor Jefri Nichol didakwa memiliki ganja seberat 6,01 gram. Dalam dakwaan, terungkap bahwa Jefri memakai ganja sebelum tidur karena ia mengeluh sulit tidur kepada temannya.

"Tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman," kata jaksa penuntut umum (JPU), Jefri Hardi, saat membacakan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).


Jaksa mengungkapkan, kasus itu bermula saat terdakwa Jefri Nichol bertemu dengan temannya di restoran cepat saji Mc Donald Kemang pada 5 Juli 2019. Kepada temannya, Jefri mengaku mengalami kesulitan tidur dalam beberapa hari terakhir.

Mendengar cerita tersebut terdakwa ditawari oleh salah satu temannya, Triawan (DPO), untuk menggunakan narkotika jenis ganja secara gratis agar terdakwa bisa tidur.

Namun, karena pada saat itu Triawan belum membawa ganja yang ditawarkan kepada Jefri Nichol, keduanya sepakat bertemu di lokasi yang sama keesokan harinya, Sabtu, 6 Juli, untuk transaksi barang haram itu. Kemudian Jefri langsung pulang menuju kosan. Namun ganja dari tangan Triawan tidak langsung digunakan, melainkan disimpan di dalam kulkas.




Jaksa Jefri mengatakan, Jefri Nichol mengkonsumsi ganja tersebut sebanyak dua kali, yaitu Rabu, 17 Juli 2019, sekitar pukul 22.00 WIB; dan Jumat, 19 Juli 2019, sekitar jam 22.00 WIB, sebanyak 1 linting. Jaksa mengatakan ganja tersebut dikonsumsi sebelum terdakwa tidur agar bisa tidur nyenyak.

Tiga hari kemudian, Jefri Nichol ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Senin, 22 Juni 2019, sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi menemukan bukti ganja dengan bruto 6,01 gram di kulkas kosannya.

"Telah ada penyalahgunaan narkoba oleh terdakwa dan setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 1 buah amplop warna putih berisikan daun-daun kering yang biasa disebut narkotika jenis ganja dengan berat bruto 6,01 gram yang sebelumnya terdakwa sampan di dalam kulkas di dalam kamar kos terdakwa yang diakui oleh terdakwa," kata Jefri.


Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Kriminalistik dan Badan Reserse Kriminal Polri Pusat Laboratorium Forensik No LAB:3170/NNF/2019 pada tanggal 02 Agustus 2019, menyimpulkan bahwa 1 (satu) buah amplop warna putih berisikan daun-daun kering dengan berat netto 1.2425 gram, diberi nomor barang bukti 1670/2019/NF. (Sisa hasil berat netto 1,1609 gram) yang disita dan diakui milik terdakwa tersebut adalah narkotika jenis ganja.

Sementara itu, hasil asesmen menyimpulkan hasil pemeriksaan urine dapat direkomendasikan rehabilitasi rawat jalan di lembaga instansi pemerintah.

Akibat perbuatannya, terdakwa diancam pidana dalam Pasal 111 ayat (1) dan/atau Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


(yld/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com