detikNews
Senin 09 September 2019, 12:12 WIB

Wacana 10 Pimpinan MPR, PD Dukung Revisi UU MD3

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Wacana 10 Pimpinan MPR, PD Dukung Revisi UU MD3 Foto: Sekjen PD, Hinca Panjaitan (Lisye-detik)
Jakarta - Parta Demokrat (PD) mendukung revisi UU MD3, khususnya mengenai penambahan pimpinan MPR jadi 10. Sekjen PD, Hinca Panjaitan menilai salah satu cara untuk memperkuat sistem ketatanegaraan adalah memperkuat MPR.

"Kalau kami melihat bahwa sistem ketatanegaraan kita memang harus diperkuat, oleh karena itu apa yang ingin kita nyatakan memperkuat sistem tata negara itu adalah perkuatan kepada MPR," ujar Hinca di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).



Seluruh fraksi di DPR RI telah menyetujui revisi UU MD3 pada Kamis (5/9) lalu. Hinca menilai setiap partai mempunyai tanggungjawab yang sama terhadap bangsa dan negara. Selain itu, dia meyakini seluruh partai politik di MPR akan fokus untuk memperkuat sistem ketatanegaraan.

"Saya kira saat semuanya kita terutama partai politik di MPR untuk mulai fokus lagi untuk memperkuat sistem ketatanegaraan kita yang pasca reformasi ini kita agak longgar, dan sekarang itu menjadi pelajaran yang baik buat kita untuk memperkuat sistem ketatanegaraan," lanjutnya.



Lebih lanjut, Hinca mengatakan tugas utama MPR adalah memberikan pemahaman 4 pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. MPR menurut Hinca, masih diperlukan untuk menyampaikan 4 pilar kebangsaan itu kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Anda tahu yang disebut tugas MPR itu, mereka adalah corong utama untuk 4 pilar. Kita lupa 4 pilar kebangsaan itu tentang UUD 1945, Pancasila dan seterusnya. Ini yang saya sebut fundamental pada ketatanegaraan kita. Tugas MPR itu menurut saya masih sangat diperlukan karena harus menyampaikan ini kepada seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, seluruh fraksi di DPR telah sepakat revisi UU MD3 dilakukan. Salah satu poin yang akan dibahas dalam revisi yakni penambahan pimpinan MPR menjadi 10 orang.

Persetujuan seluruh fraksi tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPR yang digelar pada Kamis (5/9), pimpinan rapat yakni Utut Adianto awalnya meminta persetujuan seluruh fraksi terkait revisi UU MD3. Utut bertanya apakah pendapat setiap fraksi terkait revisi UU MD3 dapat disampaikan secara tertulis ke pimpinan. Semua fraksi pun setuju.

"Pendapat fraksi terhadap RUU usul Badan Legislasi DPR RI tentang UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD dapat disetujui menjadi usul DPR RI?" kata Utut yang dijawab setuju oleh para anggota Dewan yang hadir.
(lir/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com