detikNews
2019/09/08 16:25:44 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Warga Maros Antre Air Bersih Sejak Dini Hari

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Halaman 1 dari 2
Dampak Kemarau Panjang, Warga Maros Antre Air Bersih Sejak Dini Hari Kekeringan di Maros, Sulawesi Selatan. (M Nur Abdurrahman/detikcom)
Maros - Dampak kemarau panjang yang terjadi di Sulawesi Selatan, membuat warga di beberapa wilayah di Kabupaten Maros kesulitan mendapatkan air bersih.

Seperti yang dialami warga Dusun Salassa, Desa Lebbotengngae, Kecamatan Cenrana Baru. Sejak pukul 03.00 WITa dini hari, warga Salassa sudah mulai mengantre untuk menampung air yang dialirkan menggunakan selang dari sumber mata air yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari Dusun Salassa.

Norma, warga Salassa yang ditemui saat mengantri air, Minggu (8/9/2019), mengatakan lebih dari 100 warga Dusun Salassa mulai mengantre sejak pukul 03.00 WITa dini hari hingga sekitar pukul 22.00 WITa hari sebelumnya. Perjuangan untuk mendapatkan air bersih ini sudah dilakukan warga Salassa sejak dua bulan Juli lalu.



"Selain mengantre air di sini, ada sumur di kampung sebelah di Kalumpang, tapi harus jalan kaki sekitar 1 kilometer," tutur Norma.

Aliran air di selang berdiameter setengah inci yang tidak lancar, membuat warga harus menampung air di ember terlebih dahulu, lalu dimasukkan kembali ke jeriken atau galon menggunakan gayung. Untuk mengisi jeriken ukuran 20 liter, dibutuhkan sekitar 15-20 menit. Lamanya waktu mengantre, sejumlah ibu-ibu Salassa terpaksa membawa pekerjaan rumahnya ke lokasi penampungan air, seperti menyiapkan bahan masakan di rumah.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com