detikNews
2019/09/08 13:51:17 WIB

PB Djarum Hentikan Audisi Bulutangkis, Ini Kata KPAI

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Halaman 2 dari 2
PB Djarum Hentikan Audisi Bulutangkis, Ini Kata KPAI Ketua KPAI Susanto (Wildan/detikcom)


Susanto menegaskan KPAI tidak melarang adanya audisi bulutangkis. Dia ingin semua pihak memahami yang melarang penggunaan logo produk tembakau bukanlah KPAI, melainkan aturan terkait.

"Kami tegaskan bahwa jangan seolah-olah KPAI yang melarang. Tapi harus dipahami bahwa aturanlah yang melarang. Ada KPAI atau tidak, PP tersebut tetap mengikat," jelasnya.

Sebelumnya, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppi Rasimin menjelaskan pihaknya ingin mereduksi polemik yang mencuat. Polemik tersebut terkait tuduhan audisi ini telah mengeksploitasi anak-anak.

"Sesuai dengan permintaan pihak terkait, pada audisi kali ini, kami menurunkan semua brand PB Djarum. Karena dari pihak PB Djarum sadar untuk mereduksi polemik itu kami menurunkannya," jelas Yoppi di situs resmi PB Djarum.


"Kedua, kaus yang dibagikan kepada anak-anak tidak akan kami bagikan lagi seperti sebelumnya, dan mereka akan memakai kaus asal klubnya masing-masing, dan itu sudah lebih dari cukup. Kami sudah memutuskannya, tidak ada deal-deal-an lagi, diterima atau tidak, kami sudah memutuskan seperti itu."

"Kemudian pada audisi kali ini juga, saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020, kami memutuskan untuk menghentikan audisi umum. Memang ini disayangkan banyak pihak, tetapi demi kebaikan bersama, kami hentikan dulu, biar reda dulu, dan masing-masing pihak agar bisa berpikir dengan baik," ungkap Yoppy.

Penghentian Audisi Umum PB Djarum ini merupakan buntut polemik yang mencuat beberapa waktu lalu. KPAI menuding PB Djarum mengeksploitasi anak lewat audisi bulutangkis demi promosi merek dagangnya bahwa PB Djarum adalah salah satu produsen rokok ternama di Indonesia.

"Kami sepakat bahwa pengembangan bakat dan minat anak di bidang olahraga bulutangkis harus terus dilakukan, tetapi tidak boleh ada eksploitasi anak," kata Ketua KPAI Susanto seperti dikutip Antara di Jakarta, Kamis (1/8).
(fdu/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com