detikNews
Minggu 08 September 2019, 11:08 WIB

HUT Ke-52, Perwosi: Perempuan Harus Jadi Motivator untuk Olahraga

Audrey Santoso - detikNews
HUT Ke-52, Perwosi: Perempuan Harus Jadi Motivator untuk Olahraga Ketum Perwosi Tri Tito Karnavian (Audrey/detikcom)
Jakarta - Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-52. Perwosi berharap minat perempuan dalam bidang olahraga meningkat dan perempuan menjadi motivator olahraga di keluarga masing-masing.

"Kami harapkan menjadi tren di kalangan perempuan untuk berolahraga dan juga meningkatkan minat semua perempuan dan anak yang merupakan adalah motivator di keluarga untuk berolahraga. Sehingga olahraga menjadi gaya hidup bagi tiap orang, bahkan tidak hanya perempuan dan anak, tetapi juga semua rakyat Indonesia," kata Ketum Perwosi Tri Tito Karnavian di Auditorium STIK-PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

Dalam perayaan hari jadinya tahun ini, Perwosi mengadakan Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional Piala Ibu Negara 2019. Kompetisi ini diikuti ratusan wanita dari kalangan kementerian dan lembaga.

"Ini adalah lomba senam kreasi (yang diinisiasi) Perwosi. Ini merupakan program kami dalam memasarkan olahraga di kalangan perempuan dan anak," jelas Tri.

HUT ke-52, Perwosi: Perempuan Harus Jadi Motivator untuk OlahragaPersatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-52. (Audrey-detikcom)
Tri menjelaskan ada sekitar 200 peserta yang mengikuti kompetisi ini dan mereka berasal dari 24 provinsi. "Ada yang mengirim lebih dari satu regu per provinsi," imbuh Tri.

Tri menerangkan Perwosi memiliki program jangka pendek adalah mengikutsertakan anggotanya dalam berbagai kegiatan olahraga yang bersifat kegiatan khusus ataupun bersifat kegiatan rutin. Target ke depan, sambung Tri, Perwosi hendak membina dan mendorong komunitas olahraga, khususnya perempuan, untuk eksis di ajang olahraga nasional.

"Membina dan mendorong komunitas-komunitas (perempuan) cinta olahraga. Untuk jangka panjang, targetnya kami ingin mengikuti kegiatan yang diselenggarakan KONI dan pemerintah yang melibatkan masyarakat luas," terang Tri.


Pantauan detikcom di lokasi, seluruh peserta lomba mengenakan atribut pakaian khas daerah sebagai kostum senam mereka. Hal tersebut bertujuan menunjukkan sikap cinta budaya dari masing-masing kelompok peserta.

Kegiatan ini juga dihadiri istri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, yaitu Nora Ryamizard.
(aud/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com