Imigrasi Belum Terima Permohonan Pencabutan Paspor Veronica Koman

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Minggu, 08 Sep 2019 05:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra)


Menurut Sam, ada beberapa cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk melacak keberadaan Veronica. Salah satunya dengan mengirimkan red notice kepada interpol.

"Yang harus dilakukan seperti apa sih, oleh pemerintah, satu memberikan red notice kepada interpol untuk melakukan pencarian terhadap si Veronica ini, kalau dia melintas di satu negara. Polisi harus bekerja sama dengan interpol atau bekerja sama dengan pihak kepolisian lainnya," imbuh dia.



Selain itu, sambung Sam, pemerintah memang bisa melakukan pencabutan dokumen perjalanan atau paspor terhadap Veronica. Nantinya pihak Imigrasi akan berkoordinasi dengan otoritas negara lain terkait keberadaan Veronica.

"Kita bisa nggak, melalui tadi yang lain bekerja sama dengan imigrasi ain bahwa kita sedang memang pemerintahan Indonesia Veronica sedang dicari, kasusnya ini, seperti itu," ujarnya.



Diketahui, polisi melayangkan panggilan pemeriksaan untuk Veronica sebagai tersangka provokasi asrama Papua di Surabaya. Surat panggilan dikirimkan ke dua alamat Veronica di Indonesia.

"Kami juga sudah melayangkan surat panggilan kepada tersangka (VK) ke dua alamat yang ada di Indonesia yaitu di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan," kata Luki di Mapolda Jatim Jalan A Yani Surabaya, Sabtu (7/9).

Polisi juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, salah satunya dengan Imigrasi. Polisi meminta Imigrasi mencabut paspor Veronica.

"Kami juga sudah membuat surat ke Dirjen Imigrasi untuk bantuan pencekalan dan pencabutan paspor tersangka atas nama Veronica Koman," jelas Luki.
(knv/aik)