detikNews
Jumat 06 September 2019, 14:41 WIB

Ada Pelebaran Trotoar, Loksem Nasi Kapau 'Djarot' Direlokasi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Ada Pelebaran Trotoar, Loksem Nasi Kapau Djarot Direlokasi ILUSTRASI/pelebaran trotoar/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Lokasi kuliner Nasi Kapau yang dulu diresmikan Djarot Saiful Hidayat semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta, akan direlokasi. Penyebabnya, lokasi kuliner di Jalan Kramat Raya itu juga masuk dalam program pelebaran trotoar.

"Iya mundur ke belakang. Ada tanah PUPR di situ. Kita lagi bermohon ke (Kementerian) PUPR untuk pakai. Secara lisan sudah meng-iya-kan," ujar Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat dihubungi, Jumat (6/8/2019).

Proyek pelebaran trotoar akan dilakukan selama satu sampai dua bulan. Selama pengerjaan, pedagang akan berpindah lapak.




"Dari Bina Marga, kerja hari Senin, kita sudah bersih-bersih, kerja bakti buat yang mau geser ke belakang, kalau enggak ada halangan Minggu pasang tenda," kata Irwandi.

Irwandi ingin membangun sentra kuliner di lahan Kementerian PUPR itu. Lahan itu, lebih luas dan bisa menampung parkir.

"Saya maunya kalau tanah PUPR itu diizinkan, saya mau bangun di dalam, tanah luas 3.000 meter. Buat parkir luas, kalau parkir di situ (trotoar) kan nggak bisa," sambung Irwandi.

Namun, jika Kementerian PUPR tidak mengizinkan, pedagang akan kembali ke trotoar. Trotoar dibangun selebar 8 meter.

"Jalan kaki enam meter. Sisa dua meter ke belakang itu buat PKL. Nanti bisa tidak (tambah) satu meter lagi jadi tiga meter," kata Irwandi.

Loksem di Jalan Kramat Raya itu, diresmikan oleh Djarot Saiful Hidayat pada 22 Mei 2017. Loksem merupakan kerja sama antara pemerintah dengan pihak swasta dalam rangka dalam rangka membina pedagang kaki lima (PKL).


Anies: New York Punya Pengelolaan PKL Terbaik di Trotoar
(aik/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com